Viral! Running Text Masjid di Cawang Diduga Bermuatan Politik

Kamis, 04 Juli 2019 | 13:20 WIB
Viral! Running Text Masjid di Cawang Diduga Bermuatan Politik
Running text diduga bermuatan politik di Masjid kawasan Cawang, Jakarta Timur (Twitter)

Suara.com - Jagat media sosial dibuat heboh dengan beredarnya video yang menampilkan running text atau teks berjalan di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq, Cawang, Jakarta Timur. Running text di depan masjid tersebut disebut bermuatan politik.

Video tersebut diunggah melalui akun Twitter @dwiyana_dkm. Video tersebut merekam tiap tulisan yang muncul dari running text yang dipasang di bagian depan masjid.

Dalam video berdurasi 42 detik tersebut, awalnya tulisan dalam running text berisi ucapan selamat datang.

Namun, setelah ucapan selamat datang tersebut langsung berganti dengan tulisan bermuatan politik yang menggambarkan Pilpres 2019.

"Selamat datang di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq Cawang Otista. Yang menang belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina," demikian tulisan yang muncul dalam running text seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/7/2019).

Setelah itu, muncul tulisan "Yang curang pasti celaka, yang curang pasti celaka". Penayangan kalimat tersebut diulang sebanyak dua kali.

Selanjutnya, muncul tulisan baru yakni "Yang menangkan belum tentu mulia, yang kalah belum tentu hina. Yang curang pasti celaka".

Tulisan-tulisan tersebut belakangan sering muncul pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh dalil gugatan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Banyak para pendukung Prabowo-Sandiaga yang kecewa terhadap keputusan MK dan menuding Jokowi - Maruf menang dengan cara curang.

Baca Juga: Usai Temui JK, Ma'ruf Amin Dibekali Bahan-bahan Tugas Wapres

Tak heran, banyak pendukung yang seringkali menggunakan ungkapan tersebut untuk menggambarkan kekecewaan mereka.

Video running text bermuatan politik tersebut mendadak viral dan menjadi sorotan warganet.

Banyak warganet yang meminta agar pihak kepolisian bisa segera menindak, sebab tempat ibadah bukan menjadi tempat berpolitik.

Namun, tak sedikit pula warganet yang menilai tulisan di running text terebut merupakan hal biasa. Sehingga tidak perlu dibesar-besarkan.

"Masjid? Astagfirullah... Ini lho penistaan tempat ibadah yang sesungguhnya dengan menebar kebencian, memupuk permusuhan. Masih ribuan hal yang busa dijadikan kalimat dakwah, masih banyak pilihan kebaikan yang bisa dilakukan," kata @akoesukasate.

"Kata-katanya gak ada yang salah, benar semua," ujar @ayu65376005.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI