Masinton: KPK Disetir Kelompok Tertentu, Pimpinannya Hanya Jadi Boneka

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Jum'at, 05 Juli 2019 | 19:37 WIB
Masinton: KPK Disetir Kelompok Tertentu, Pimpinannya Hanya Jadi Boneka
Masinton Pasaribu, anggota Komisi III DPR RI. (Suara.com/Tio).

Suara.com - Politisi PDIP Masinton Pasaribu menyebut kondisi internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang tidak baik. Ada dualisme yang terjadi di lembaga antirasuah tersebut.

Menurut Masinton, di dalam internal KPK ada kubu yang mengendalikan sehingga pimpinan tidak bisa mengambil keputusan secara leluasa.

"Ada kelompok tertentu dalam KPK yang mengendalikan KPK. Bahkan pimpinan KPK pun hanya jadi boneka karena sudah disetir oleh mereka," kata Masinton dalam diskusi "KPK di Persimpangan Jalan" di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (5/7/2019).

Anggota Komisi III DPR RI itu merasa intervensi itu sudah terlihat jelas sehingga menjadi rahasia publik.

Masinton Pasaribu, anggota Komisi III DPR RI. (Suara.com/Tio).
Masinton Pasaribu, anggota Komisi III DPR RI. (Suara.com/Tio).

"Ini fakta dan sudah diketahui banyak orang. Jadi tidak perlu ditutup-tutupi lagi," ujarnya.

Kelompok itu, kata Masinton berasal dari orang-orang menolak hadirnya penyidik kepolisian dan kejaksaan.

"Ada faksionalisasi di internal KPK. Ada penyidik Polri, Kejaksaan dan ada penydidik mengaku independen.‎ Nah, ada kelompok eksklusif dalam KPK yang ingin penyidikan sendiri. Tidak mau menerima dari Polri dan Kejaksaan," tutur Masinton.

Dia juga menyebut ‎kondisi dan situasi KPK saat ini sangat tertutup, tidak mau dikritik sementara setiap pengkritik bisa dianggap pendukung koruptor meski kritik yang dilakukan demi perbaikan KPK.

Tantangan terberat ke depan adalah menyelesaikan kelompok KPK dalam KPK yang harus dibereskan supaya KPK sehat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Seleksi Capim KPK, Saut Situmorang: Itu Enggak Bisa Diatur-atur

Soal Seleksi Capim KPK, Saut Situmorang: Itu Enggak Bisa Diatur-atur

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:42 WIB

3 Pimpinan KPK Diminta Maju Lagi Jadi Capim KPK

3 Pimpinan KPK Diminta Maju Lagi Jadi Capim KPK

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 12:55 WIB

Pansel KPK Minta Masukan Rekam Jejak Capim KPK ke Agus Rahardjo Cs

Pansel KPK Minta Masukan Rekam Jejak Capim KPK ke Agus Rahardjo Cs

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 12:26 WIB

BPN Prabowo Prediksi Pansel Pilih Pimpinan KPK yang Mudah Dikontrol

BPN Prabowo Prediksi Pansel Pilih Pimpinan KPK yang Mudah Dikontrol

News | Senin, 20 Mei 2019 | 12:26 WIB

Agus Rahardjo Disebut Tak Calonkan Diri Lagi Sebagai Pimpinan KPK

Agus Rahardjo Disebut Tak Calonkan Diri Lagi Sebagai Pimpinan KPK

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 01:05 WIB

Terkini

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

700 Personel Gerebek Kampung Ambon dan Boncos: 24 Orang Diamankan, Sabu hingga Senjata Disita

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

7 Cara Mencuci Hijab Paris agar Tidak Berbulu, Tetap Halus seperti Baru

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Room Reset, Mind Reset: Saatnya Memberi Jeda untuk Diri Sendiri

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Perbedaan Shio Kuda Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air: Siapa Karakternya Paling Kuat?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

Dulu Kapolres Malang saat Tragedi Kanjuruhan, Sekarang Apa Jabatan Kombes Ferli Hidayat?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Misi Cetak Bintang Timnas Indonesia, HSL 2026/2027 Resmi Berlakukan Sistem Transfer

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:45 WIB

BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai

BNNP Sumut Buru Bandar 'Pod Getar' ke Kamboja Usai Tangkap 2 Kurir di Tanjung Balai

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Modal Asing Masuk RI Rp 131,1 T per Oktober 2026: SBN Moncer, Saham Masih Keok

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:40 WIB

×