Ada Tulisan Jokowi di Pesawat, PKS Sindir 'Ritual' Pecah Kendi Garuda

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 09 Juli 2019 | 13:22 WIB
Ada Tulisan Jokowi di Pesawat, PKS Sindir 'Ritual' Pecah Kendi Garuda
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera ikut angkat bicara terkait tulisan "Terima kasih Pak Jokowi" di badan pesawat Garuda Indonesia saat keberangkatan jemaah haji kloter pertama di Solo, Jawa Tengah.

Tak hanya menyoal tulisan tersebut, Mardani melalui akun Twitter @MardaniAliSera turut mengkritik pelaksanaan ritual pecah kendi saat memberangkatkan jemaah haji di lokasi yang sama di mana badan pesawat bertuliskan "Terima kasih Pak Jokowi".

"Apakah Garuda, baru pertama ini mendapat kepercayaan memberangkatkan haji? Sehingga ada upacara ucapan terima kasih dan pecahkan kendi? Semacam launching rute baru," cuit Mardani, Selasa (9/7/2019).

Mardani menilai, tak sepantasnya keberangkatan jamaah calon haji yang identik dengan keagamaan dicampuri dengan ritual semacam pecah kendi.

"Lagian rangkaian ibadah ke Tanah Suci jangan campuri dengan ritual pecah kendi macam itu lah," ujarnya.

Seperti diketahui, Garuda Indonesia sendiri sudah buka suara terkait adanya tulisan "Terima Kasih Pak Jokowi" pada badan pesawat yang digunakan untuk memberangkatkan para jemaah haji 2019.

Tulisan itu sengaja dibuat karena rencana awalnya untuk mendukung kehadiran Presiden Jokowi saat acara pelepasan peserta haji.

VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia, M Ikhsan Rosan menjelaskan, rencananya Jokowi hadir dalam acara pelepasan peserta ibadah haji kloter satu yang digelar di Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Solo, Jawa Tengah. Namun, Jokowi nyatanya batal mendatangi acara tersebut.

"Namun karena sesuatu hal dan schedule yang berubah, Presiden RI tidak jadi melepas jemaah haji kloter satu Solo," kata Ikhsan dalam keterangannya, Senin (8/7/2019)

baca juga

Ikhsan kemudian menerangkan tulisan "Terima Kasih Pak Jokowi" tersebut sengaja dibuat untuk kepentingan acara saja.

"Kalau Jokowi datang, tulisan itu bisa dibaca Jokowi sebagai apresiasi dari petugas dan para calon jemaah haji kepada Presiden yang akan meresmikan pelepasan jemaah haji Solo ke Tanah Suci," katanya.

Pelepasan penerbangan pertama tersebut juga diikuti dengan acara pelepasan secara budaya "pecah kendi". Setelah acara pelepasan tersebut selesai, Ikhsan mengatakan kalau tulisan itu langsung dicopot.

"Ucapan terima kasih di badan pesawat juga dibuat untuk kepentingan hari pelepasan saja, setelah itu badan pesawat dibersihkan kembali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Terima Kasih ke Jokowi, PKS: Tak Perlu Pecah Kendi Lepas Jemaah Haji

Garuda Terima Kasih ke Jokowi, PKS: Tak Perlu Pecah Kendi Lepas Jemaah Haji

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2019 | 13:05 WIB

Klinik Kesehatan Haji Madinah Tangani Kasus Tulang Retak Hingga Pikun

Klinik Kesehatan Haji Madinah Tangani Kasus Tulang Retak Hingga Pikun

Health | Selasa, 09 Juli 2019 | 12:56 WIB

Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo, Gerindra: Islah Harus Hilangkan Dendam

Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo, Gerindra: Islah Harus Hilangkan Dendam

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 12:42 WIB

Telisik Aliran Korupsi Mesin Garuda Indonesia, KPK Garap Soetikno Soedarjo

Telisik Aliran Korupsi Mesin Garuda Indonesia, KPK Garap Soetikno Soedarjo

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 11:39 WIB

Jalan Cerita Pengancam Penggal Kepala Jokowi hingga Nikah di Rutan

Jalan Cerita Pengancam Penggal Kepala Jokowi hingga Nikah di Rutan

News | Selasa, 09 Juli 2019 | 11:34 WIB

Terkini

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

Izin Obligasi Rp5,6 Triliun Belum Terbit, Pembahasan APBD DKI 2026 Kian Pelik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

Pekerja Migran Indonesia di Singapura Dipenjara 3 Tahun usai Pukuli Anak Berkebutuhan Khusus 23 Kali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Meneladani Spirit Pemimpi di Negeri Orang dalam Buku Lost in the USA

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:30 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

BRI Raih Empat Penghargaan, Dorong UMKM Naik Kelas dan Makin Berdaya

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

2 Pria Sulap Kandang Ayam Jadi Gudang Narkoba di Deli Serdang, 18 Kg Ganja Disita

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Suharyanto Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×