Adu Kreativitas, Puluhan Siswa Bersaing di Lomba Hairdressing LKS SMK 2019

Rima Sekarani Imamun Nissa, Kintan Sekarwangi

Kamis, 11 Juli 2019 | 19:47 WIB
Adu Kreativitas, Puluhan Siswa Bersaing di Lomba Hairdressing LKS SMK 2019
Lomba hairdressing di LKS SMK 2019. (Suara.com/Kintan Sekarwangi)

Suara.com - Rangkaian acara LKS SMK 2019 yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI berjalan lancar sejak Minggu (7/7/2019) kemarin. Lomba kompetensi siswa SMK tingkat nasional ini mengusung beragam jenis kategori, salah satunya lomba hairdressing.

Kamis (11/7/2019) ini, sebanyak 20 siswa dan siswa dari SMK di seluruh penjuru Indonesia bersaing untuk memenangkan perlombaan hairdressing yang diselenggarakan di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Patricia Viola dari PT. Loreal Indonesia selaku ketua juri hairdressing menyampaikan ada beberapa kriteria juara dalam lomba tersebut.

"Untuk pemenang pertama, kedua, ketiga, mereka bertanding dari ada delapan modul. Jadi, mulai dari pewarnaan, pengguntingan, baik pada pria maupun wanita," kata Patricia.

Selain itu, masih ada beberapa hal yang dinilai dewan juri, termasuk desain dan styling rambut. Terdapat pula sesi hairdressing yang menampilkan hasil inspirasi dan kreasi masing-masing peserta lomba itu sendiri.

Patricia Viola, ketua juri lomba hairdressing di LKS SMK 2019. (Suara.com/Kintan Sekarwangi)
Patricia Viola, ketua juri lomba hairdressing di LKS SMK 2019. (Suara.com/Kintan Sekarwangi)

"Begitu juga dari segi sisi pengeritingan, desain, styling. Yang terakhir ini adalah modul Loreal. Di modul ini, tidak ada panduan gambar, melainkan benar-benar hasil inspirasi dan kreasi anak-anak," lanjutnya.

Modul Loreal yang menginginkan para peserta untuk menghasilkan karya gaya rambut dengan inspirasi dan kreasi mereka sendiri ini, kata Patricia, mempunyai tujuan khusus.

Lomba hairdressing di LKS SMK 2019. (Suara.com/Kintan Sekarwangi)
Lomba hairdressing di LKS SMK 2019. (Suara.com/Kintan Sekarwangi)

Menurut Patricia, para peserta nantinya diharapkan bisa menjual hasil karyanya tersebut di bidang industri secara nyata.

"Biar bisa dijual dari sisi industri," ucap dia.

baca juga

Sementara itu, LKS SMK 2019 berlangsung pada 7-13 Juli 2019 dan tercatat diikuti 759 peserta dari 34 provinsi. Selain beradu dalam 32 bidang lomba, mereka juga dapat mengikuti berbagai seminar dan workshop.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadiri LKS SMK 2019, Gubernur DIY: Banyak Lulusan Cerdas dan Jenius

Hadiri LKS SMK 2019, Gubernur DIY: Banyak Lulusan Cerdas dan Jenius

News | Senin, 08 Juli 2019 | 14:54 WIB

Dihadiri 34 Kontingen, Acara Pembukaan LKS SMK 2019 Berlangsung Meriah

Dihadiri 34 Kontingen, Acara Pembukaan LKS SMK 2019 Berlangsung Meriah

News | Senin, 08 Juli 2019 | 14:11 WIB

Dian Pelangi Bakal Jadi Juri Lomba Fashion Technology LKS SMK 2019

Dian Pelangi Bakal Jadi Juri Lomba Fashion Technology LKS SMK 2019

News | Minggu, 07 Juli 2019 | 20:44 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB