Minggu Pagi, Dumai dan Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap Karhutla

Bangun Santoso

Minggu, 14 Juli 2019 | 09:52 WIB
Minggu Pagi, Dumai dan Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap Karhutla
Ilustrasi Karhutla di Aceh Barat. [Antara]

Suara.com - Kabut asap tipis akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belakangan terjadi di sebagian wilayah Provinsi Riau menyelimuti Kota Pekanbaru dan Kota Dumai pada Minggu (14/7/2019).

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pekanbaru, pada Minggu pagi jarak pandang di kedua kota tersebut memendek menjadi lima kilometer akibat kabut asap.

"Berdasarkan data pengamatan sinoptik pukul 07.00 WIB di Stasiun Meteorologi Bandara Sultan Syarif Kasim II, terdeteksi adanya kekaburan udara akibat smog (kabut asap)," kata Analis BMKG Sanya Gautami.

Kota Pekanbaru pada Minggu pagi berselimut kabut asap. Bau menyengat dari lahan gambut yang terbakar tercium di beberapa areal pinggiran kota seperti wilayah Panam, Pekanbaru.

Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada Minggu mendeteksi 38 titik panas indikasi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Jumlah titik panas itu lebih banyak dibandingkan pada Sabtu (13/7), ketika 35 titik panas terdeteksi di wilayah provinsi itu.

BMKG menyatakan bahwa citra satelit menunjukkan pada pukul 06.00 WIB sebanyak 38 titik panas tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Riau.

"Titik panas terbanyak terpantau menyebar di Kabupaten Kabupaten Siak dengan sembilan titik panas, Pelalawan tujuh titik, serta Bengkalis, Rokan Hilir masing-masing enam titik panas," kata Sanya.

Selain itu ada tiga titik panas di Kampar, dua di Rokan Hulu, serta masing-masing satu di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.

Menurut data BMKG, 20 dari 38 titik panas di Riau merupakan titik api, indikasi kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

baca juga

Enam titik api tersebar di Siak, Pelalawan dan Rokan Hilir masing-masing punya empat titik api, dua titik api di Rokan Hulu, serta masing-masing satu titik api di Bengkalis, Kampar, Indragiri Hulu dan Pekanbaru.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 1.500 personel gabungan TNI, Polri, Manggala Agni, hingga tokoh agama dan masyarakat yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla dikerahkan ke desa-desa rawan kebakaran hutan dan lahan di Riau.

"Tahun ini Satgas tidur di rumah penduduk. Berada di tengah masyarakat. Termasuk bagaimana mereka melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan. Semua bersatu dan bergabung selesaikan masalah," kata Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo.

Hingga awal Juli 2019, sudah lebih dari 3.300 hektare lahan di Riau yang hangus terbakar. Kebakaran lahan paling banyak terjadi di Kabupaten Bengkalis, dengan luas area lahan dan hutan terbakar 1.435 hektare.

Kebakaran hutan dan lahan juga melanda wilayah Rohil (606,25 hektare), Siak (366 hektare), Dumai (269,75 hektare), Meranti (232,7 hektare), Kabupaten Indragiri Hilir (120 hektare), Pelalawan (95 hektare), Indragiri Hulu (71,5 hektare), Kampar (64,9 hektare), dan Kuansing (lima hektare).

Pemerintah Provinsi Riau mengaktifkan Satgas Karhutla setelah menetapkan status siaga darurat mulai 19 Februari hingga 31 Oktober 2019. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Deteksi Lonjakan Titik Panas di Riau

BMKG Deteksi Lonjakan Titik Panas di Riau

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 22:57 WIB

Bakar Sampah di Lereng, Hutan di Gunung Belik Lesung Terbakar

Bakar Sampah di Lereng, Hutan di Gunung Belik Lesung Terbakar

Jawa Tengah | Jum'at, 05 Juli 2019 | 16:32 WIB

3 Helikopter Pengebom Hilir Mudik di Langit Riau, Ada Apa?

3 Helikopter Pengebom Hilir Mudik di Langit Riau, Ada Apa?

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 13:22 WIB

Antisipasi Kebakaran, Pendakian Gunung Sindoro Diperketat

Antisipasi Kebakaran, Pendakian Gunung Sindoro Diperketat

Jawa Tengah | Kamis, 27 Juni 2019 | 17:28 WIB

Titik Panas Penyebab Kebakaran Hutan di Riau Terdekteksi

Titik Panas Penyebab Kebakaran Hutan di Riau Terdekteksi

News | Selasa, 25 Juni 2019 | 17:34 WIB

Terkini

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB