Wabah Ebola di Kongo Bikin Khawatir Negara Tetangga

Bangun Santoso

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:07 WIB
Wabah Ebola di Kongo Bikin Khawatir Negara Tetangga
Seorang pria di Kongo diberi vaksin anti Ebola oleh salah satu petugas medis. (AFP)

Suara.com - Wabah Ebola di Kota Goma, Republik Demokratik Kongo, menimbulkan kekhawatiran bahwa penyakit mematikan itu dapat menyebar ke negara tetangga mereka Rwanda.

Menurut pejabat migrasi setempat, Goma berbagi perbatasan dengan Rwanda, dengan sekitar 100.000 orang melintasi perbatasan dari kedua negara setiap harinya untuk berbagai urusan.

"Kasus Goma sangat mengerikan, mengingat kedekatan kota itu dengan Rwanda dan penyakit itu dapat dengan mudah menyebar di luar perbatasan jika tidak diatasi," kata seorang pejabat kesehatan di distrik perbatasan Rwanda, Rubavu, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (15/7/2019).

Kementerian Kesehatan Kongo mengumumkan bahwa kasus Ebola pertama di Goma telah dikonfirmasi pada Minggu, menyerang seorang pendeta yang berinteraksi dengan pasien Ebola di kota Butembo.

Sang pendeta melakukan perjalanan ke Goma dengan bus pada Minggu.

"Dia kemudian dipindahkan kembali ke pusat perawatan Butembo, sementara penumpang bus lainnya diisolasi untuk mendapatkan vaksinasi," kata kementerian kesehatan.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin, Menteri Kesehatan Rwanda Diane Gashumba mengajak warga Rwanda untuk berkontribusi dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan penyebaran Virus Ebola ke Rwanda.

Menekankan bahwa belum ada laporan soal kasus Ebola di Rwanda, Gashumba mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari kunjungan yang tidak perlu ke Goma dan untuk mencari bantuan medis tepat waktu di fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan seseorang yang mengalami gejala seperti demam tinggi, perdarahan, diare dan mata merah.

Rwanda meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan penyebaran Ebola sejak penyakit mematikan itu menyebar luas Agustus lalu.

baca juga

Negara itu melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk menyaring para wisatawan yang hendak memasuki wilayahnya secara ketat.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tercatat lebih dari 2.000 kasus Ebola terjadi sejak tahun lalu.

Ebola menyebar melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, sekresi atau organ orang yang terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pilu Pengungsi Kongo, Melawan Dingin Demi Lari dari Peperangan

Cerita Pilu Pengungsi Kongo, Melawan Dingin Demi Lari dari Peperangan

News | Selasa, 16 Juli 2019 | 11:43 WIB

Ebola Mendekat, Pemerintah Sudan Selatan Perketat Layanan Kesehatan

Ebola Mendekat, Pemerintah Sudan Selatan Perketat Layanan Kesehatan

Health | Minggu, 07 Juli 2019 | 05:00 WIB

Polusi Suara dan Udara jadi Landmark Kota, Membelah Neraka bernama Kinshasa

Polusi Suara dan Udara jadi Landmark Kota, Membelah Neraka bernama Kinshasa

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2019 | 16:46 WIB

Ebola Telan Korban Jiwa di Uganda, Satu Anak Meninggal

Ebola Telan Korban Jiwa di Uganda, Satu Anak Meninggal

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 16:42 WIB

Uganda Konfirmasi Kasus Pertama Ebola Jangkiti Bocah 5 Tahun

Uganda Konfirmasi Kasus Pertama Ebola Jangkiti Bocah 5 Tahun

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:44 WIB

Terkini

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

×