Cerita Pilu Pengungsi Kongo, Melawan Dingin Demi Lari dari Peperangan

Bangun Santoso

Selasa, 16 Juli 2019 | 11:43 WIB
Cerita Pilu Pengungsi Kongo, Melawan Dingin Demi Lari dari Peperangan
Para pengungsi di Kongo lari ke perbatasan demi menyelamatkan diri dari konflik peperangan. (AFP)

Suara.com - Pekerja bantuan di Uganda mengatakan konflik bersenjata di Republik Demokratik Kongo (DRC) telah melipatgandakan aliran pengungsi sejak Juni dan menguras dana kemanusiaan.

Banyak pengungsi itu melawan malam-malam yang dingin dan menempuh risiko gelombang besar di Danau Albert untuk mencapai perbatasan Uganda.

Dalam kegelapan dini hari, satu kapal penuh pengungsi dari Republik Demokratik Kongo tiba di Danau Albert, Uganda. Beberapa bayi menjerit histeris.

Pekerja bantuan mengatakan jumlah pengungsi Kongo yang melarikan diri dari konflik bersenjata ke Uganda meningkat dua kali lipat lebih sejak Juni 2019 menjadi sekitar 300 per hari.

Pengungsi Gipato Margaret mengatakan pertempuran intensif terjadi dalam dua minggu terakhir di kota DRC, Chomya. Pengungsi Joshua Oshaki kehilangan kontak dengan istrinya selama pertempuran di wilayah Ituri DRC tetapi berhasil melarikan diri dengan kedua anaknya.

Perebutan wilayah, kekayaan mineral, dan politik telah melanda Kongo timur selama lebih dari dua dekade. Uganda bekerja sama dengan badan pengungsi PBB atau UNHCR mendaftar dan mengangkut orang-orang yang baru tiba ke kamp-kamp yang telah menampung lebih dari satu juta pengungsi, 350.000 di antaranya dari DRC.

Deputi perwakilan UNCHR untuk Uganda, Kemlin Furley, mengatakan gelombang masuknya pengungsi itu mengikis pendanaan lembaga tersebut.

"Sekitar 17 persen dari semua kebutuhan, perlu dipenuhi. Jadi, gelombang kedatangan baru ini benar-benar menantang. Kita kekurangan dana untuk memberi bantuan yang sangat mereka butuhkan. Bantuan yang menyelamatkan jiwa ketika tiba."

Program Pangan Dunia (WFP) mengatakan sedang berupaya untuk menyediakan bantuan bagi para pengungsi baru tetapi memperingatkan anggarannya tidak akan bertahan lama.

baca juga

Julie McDonald, wakil direktur untuk WFP-Uganda, mengatakan, "Saat ini, kami dijadwalkan akan kehabisan makanan dan uang tunai pada bulan September. Jadi, kami sangat membutuhkan sumbangan baru untuk memastikan kita terus bisa memberi makan para pengungsi."

Sementara itu, tampaknya aliran pengungsi Kongo yang melarikan diri mencari selamat ke Uganda tidak akan berakhir.

Sumber: VOA Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Suara dan Udara jadi Landmark Kota, Membelah Neraka bernama Kinshasa

Polusi Suara dan Udara jadi Landmark Kota, Membelah Neraka bernama Kinshasa

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2019 | 16:46 WIB

Ebola Telan Korban Jiwa di Uganda, Satu Anak Meninggal

Ebola Telan Korban Jiwa di Uganda, Satu Anak Meninggal

Health | Jum'at, 14 Juni 2019 | 16:42 WIB

Di Kongo, Epidemi Campak Telan Lebih Banyak Korban Jiwa daripada Ebola

Di Kongo, Epidemi Campak Telan Lebih Banyak Korban Jiwa daripada Ebola

Health | Rabu, 12 Juni 2019 | 12:08 WIB

47 Penumpang Tewas Akibat Kecelakaan Perahu di Kongo

47 Penumpang Tewas Akibat Kecelakaan Perahu di Kongo

News | Kamis, 30 Mei 2019 | 07:49 WIB

Korban Tewas Akibat Virus Ebola di Kongo Naik Jadi 865 Jiwa

Korban Tewas Akibat Virus Ebola di Kongo Naik Jadi 865 Jiwa

News | Selasa, 30 April 2019 | 12:35 WIB

Terkini

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:39 WIB

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:37 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

Tak Cukup Pasal Penyadapan, Polri Didesak Dalami Dugaan Makar dalam Kasus Listyo Sigit Cs

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Kota Jogja Vs Gunungkidul: Jarak Kualitas Hidup Ini Ternyata Masih Jauh!

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:34 WIB

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bukan Cuma Produksi Listrik, Keselamatan Pembangkit Panas Bumi Jadi Prioritas

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:33 WIB

HP Gaming Baterai 7.500 mAh, POCO C95 Pro Bidik Gamer yang Suka Main Lama, Dibanderol Rp3 Jutaan

HP Gaming Baterai 7.500 mAh, POCO C95 Pro Bidik Gamer yang Suka Main Lama, Dibanderol Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 17:32 WIB

Naik Mobil Komando Aksi 611, Kata Baba Sentil Polisi: Lo Beranak dari Mana, Masa dari Jempol Jokowi?

Naik Mobil Komando Aksi 611, Kata Baba Sentil Polisi: Lo Beranak dari Mana, Masa dari Jempol Jokowi?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:29 WIB

×