Panca Tuduh Prabowo Minta Duit SBY, Gerindra: Ngapain Dengerin Caleg Gagal

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Rabu, 17 Juli 2019 | 14:21 WIB
Panca Tuduh Prabowo Minta Duit SBY, Gerindra: Ngapain Dengerin Caleg Gagal
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menghabiskan dua jam melakukan pertemuan secara tertutup, Jumat (21/12/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Partai Gerindra membantah ihwal Prabowo Subianto yang meminta uang Rp 1 triliun kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Politikus Gerindra Andre Rosiade tegas mengatakan tudingan yang dilancarkan oleh politikus Partai Demokrat Panca Cipta Laksana itu tidak benar adanya alias hoaks.

"Hoaks si Panca itu enggak pernah hadir kok, saya sudah cek kepada yang mendampingi Pak Prabowo, Mas Sugiono dan Bang Edy Prabowo, enggak ada pembicaraan seperti itu," kata Andre saat dihubungi wartawan, Rabu (17/7/2019).

Andre meminta agar apa yang disampaikan Panca terkait permintaan uang Prabowo ke SBY tak layak dipercaya. Ia berkata, jika hal tersebut benar maka SBY selaku pihak terkait yang akan menyampaikannya langsung, bukan Panca.

"Ini orang hoaks gitu loh udah lah egggak usah didengerin. Ngapain dengerin dari caleg gagal, habisin waktu. Kan sudah jelas gak ada, kalau emang ada sudah Pak SBY yang ngomong," ujarnya.

Sebelumnya, Panca menuding, Prabowo Subianto sempat meminta Rp 1 triliun ke Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono.

Uang itu diminta Prabowo untuk menambah kebutuhan dana kampanye Pemilihan Presiden 2019.

Awalnya, Panca merespons pernyataan dari salah satu pengguna akun Twitter @YanHarahap yang mengatakan kepada Politikus Gerindra Andre Rosiade, bahwa Prabowo sempat meminta Agus Harimurti Yudhoyono menjadi cawapres mendampinginya di Pilpres 2019.

Tapi, akun itu mengklaim, Prabowo menyaratkan SBY bisa memberikan dana Rp 1 triliun. Panca lantas membenarkan hal itu, hingga menyebut SBY kaget terhadap permintaan Prabowo tersebut.

baca juga

"Ini benar Prabowo minta duit Rp 1 Triliun. Pak SBY kaget," kata Panca melalui akun Twitternya @panca66 pada Senin (15/7/2019).

Panca kemudian menerangkan, Prabowo kala itu membutuhkan Rp 3 Triliun untuk membiayai dana kampanyenya.

Saat itu, Prabowo baru memiliki Rp 2 triliun yang berasal dari kantong pribadinya, dan Rp 1 Triliun milik Rachmawati Soekarnoputri, Wakil Ketua Partai Gerindra.

"Katanya untuk biaya kampanye. Butuh Rp 3 Trilun. Prabowo punya Rp 1 Triliun dan Rachmawati punya Rp 1 Triliun," ujarnya.

"Padahal, kemudian hari saya bertemu Rachmawati, dia bilang mau ketemu Pak SBY minta bantuan pendanaan kampanye. Prabowo enggak pengin menang,"sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Disebut Pernah Minta SBY Rp1 Triliun, Politikus PSI Dipolisikan

Prabowo Disebut Pernah Minta SBY Rp1 Triliun, Politikus PSI Dipolisikan

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 07:20 WIB

Politikus Demokrat Ini Sebut Prabowo Sempat Minta Rp 1 Triliun ke SBY

Politikus Demokrat Ini Sebut Prabowo Sempat Minta Rp 1 Triliun ke SBY

News | Senin, 15 Juli 2019 | 18:18 WIB

Pendiri Demokrat Kritik SBY, Ferdinand: Mereka bukan Siapa-Siapa

Pendiri Demokrat Kritik SBY, Ferdinand: Mereka bukan Siapa-Siapa

News | Selasa, 02 Juli 2019 | 20:50 WIB

Demokrat Ancam Ungkap Percakapan SBY - Prabowo, BPN Tidak Takut

Demokrat Ancam Ungkap Percakapan SBY - Prabowo, BPN Tidak Takut

News | Senin, 10 Juni 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

×