Pengakuan Gembong Narkoba Terkaya di Dunia Usai Dinyatakan Bersalah

Bangun Santoso

Kamis, 18 Juli 2019 | 08:17 WIB
Pengakuan Gembong Narkoba Terkaya di Dunia Usai Dinyatakan Bersalah
Raja narkoba Meksiko Joaquin 'El Chapo' Guzman. (AP/via VOA Indonesia)

Suara.com - Gembong narkoba asal Meksiko, Joaquin "El Chapo" Guzman, yang dinyatakan bersalah karena melakukan kejahatan pembunuhan dan menjalankan usaha penyelundupan berton-ton narkoba ke Amerika Serikat, di depan seorang hakim AS yang membacakan dakwaannya pada Rabu (17/7/2019) mengatakan selama masa penahanan, dia mengalami 'siksaan mental,".

Para jaksa penuntut mengatakan Guzman membuat pernyataan tersebut dalam sidang dakwaan atas dirinya, di pengadilan federal di Brooklyn, dimana seorang korban yang berhasil menyelamatkan diri dari skema pembunuhan yang direncakan Guzman akan memberikan kesaksian. Nama orang tersebut belum diumumkan kepada publik.

Dengan bantuan seorang penerjemah, Guzman menyebut penahanannya di AS sebagai "siksaan psikologis, emosional dan mental, selama 24 jam sehari".

Pria berusia 62 tahun itu dinyatakan bersalah oleh seorang juri pada Februari lalu akan tuduhan penyelundupan berton-ton kokain, heroin dan mariyuana, serta keterlibatan dalam konspirasi-konspirasi pembunuhan sebagai pemimpin teratas dari kartel Sinaloa.

Kelompok Kartel Sinaloa telah lama diketahui sebagai salah satu organisasi penyelundup narkoba terbesar dan bengis di Meksiko.

Para jaksa meminta kepada hakim distrik AS Brian Cogan untuk memberikan Guzman hukuman penjara seumur hidup ditambah 30 tahun untuk penggunaan senjata api, dan permintaan tersebut tidak dibantah oleh pengacara Guzman.

Dikenal Layaknya Robin Hood

Patung raja narkoba Joaquin 'El Chapo' Guzman di jual di sudut Kota Meksiko jelang sidang vonis. (AFP)
Patung raja narkoba Joaquin 'El Chapo' Guzman di jual di sudut Kota Meksiko jelang sidang vonis. (AFP)

Laki-laki yang dikenal sebagai "El Chapo" atau "Si Pendek" itu telah menciptakan reputasi mirip seperti tokoh Robin Hood, yang menjadikannya pahlawan rakyat bagi banyak orang di negara bagian asalnya, Sinaloa, tempat ia dilahirkan di desa pegunungan yang miskin.

Dia ditahan di sel isolasi di lembaga pemasyarakatan Metropolitan, penjara yang menyerupai benteng di Manhattan. Bulan lalu, hakim Brian Cogan menolak permintaannya untuk mendapat lebih banyak waktu berolahraga di atap penjara, setelah jaksa mengatakan permintaan tersebut akan membuka kesempatan baginya untuk melarikan diri.

baca juga

Sebelum akhirnya ditangkap pada 2016 lalu, Guzman telah dua kali kabur dari penjara dengan keamanan maksimum di Meksiko. Dia pun diserahkan kepada AS untuk menghadapi sidang pada bulan Januari 2017.

Dia telah mulai dikenal sebagai seorang penyelundup pada tahun 1980an dengan menggali lorong-lorong di bawah perbatasan AS dan Meksiko, sehingga dia dapat menyelundupkan narkoba dengan lebih cepat dibanding pesaing-pesainya.

Dia mengumpulkan kekuatan selama 1990-an dan 2000-an melalui perang berdarah dengan lawan-lawannya, hingga akhirnya menjadi pemimpin Kartel Sinaloa yang paling terkenal.

Sidang kasusnya yang berlangsung selama 11 pekan, menghadirkan kesaksian dari lebih dari selusin mantan rekan yang telah membuat kesepakatan untuk bekerja sama dengan jaksa penuntut.

Rangkaian sidang itu juga menawarkan pandangan yang belum pernah terlihat sebelumnya atas pekerjaan dalam lingkaran kartel kepada publik.

Para saksi, yang mencakup beberapa letnan teratas Guzman, seorang teknisi komunikasi dan seorang simpanannya, mengisahkan bagaimana dia membangun organisasi canggih yang mirip dengan sebuah perusahaan multinasional.

Dia mengirim obat-obatan ke utara dengan armada pesawat dan kapal, dan memiliki buku besar akunting dan sistem komunikasi elektronik terenkripsi yang dijalankan melalui server komputer rahasia di Kanada, kata para saksi tersebut.

Para jaksa AS mengatakan Guzman telah menjual narkoba dengan nilai lebih dari 12 miliar dolar AS, dan majalah Forbes pernah menyebutnya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Meski sebelumnya telah ada beberapa tokoh kartel kelas atas yang di ekstradisi ke AS, Guzman merupakan yang pertama menjalani persidangan ketimbang mengaku bersalah.

Guzman sering hidup dalam pelarian. Setelah dipenjara di Meksiko pada tahun 1993, ia melarikan diri pada tahun 2001 dan disembunyikan di gerobak cucian dan menghabiskan tahun-tahun berikutnya pindah dari satu tempat persembunyian ke pegunungan Sinaloa.

Selama itu, dia dijaga oleh tentara pribadinya.

Dia ditangkap lagi pada tahun 2014, tetapi melakukan pelariannya yang paling terkenal tahun berikutnya ketika dia menghilang ke dalam lorong berventilasi sepanjang satu mil yang telah digali dan terhubung dengan penjara dengan pengamanan super ketat tempat dia ditahan.

Dia kemudian kembali ditangkap pada bulan Januari 2016. Pemerintah Meksiko mengatakan dia menyingkap persembunyiannya sendiri melalui sejumlah kesalahan, termasuk upaya untuk membuat sebuah film tentang kehidupannya.

Pengacara Guzman mengatakan mereka berniat mengajukan banding atas putusan yang mengatakan kliennya itu bersalah. Mereka telah meminta hakim Cogan untuk membatalkannya, dengan mengutip laporan bahwa juri tidak menaati peraturan pengadilan dengan membaca laporan berita tentang kasus tersebut selama persidangan, tetapi hakim menolak permintaan itu.

Meskipun Guzman jatuh, Kartel Sinaloa tetap memegang kuasa atas distribusi AS terbesar di antara kartel-kartel Meksiko pada tahun lalu, diikuti oleh Kartel Generasi Baru Jalisco yang tumbuh cepat, menurut Administrasi Penegakan Narkoba AS. (Reuters/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dituntut Penjara Puluhan Tahun, Raja Narkoba Meksiko 'El Chapo' Tamat

Dituntut Penjara Puluhan Tahun, Raja Narkoba Meksiko 'El Chapo' Tamat

News | Rabu, 17 Juli 2019 | 11:00 WIB

Laris Manis, Kamar Hotel Ini Habis Dipesan Cuma dalam Waktu 2 Menit

Laris Manis, Kamar Hotel Ini Habis Dipesan Cuma dalam Waktu 2 Menit

Lifestyle | Jum'at, 12 Juli 2019 | 18:24 WIB

Sempat Jadi Ikon Dunia, VW Beetle Akhirnya Disuntik Mati

Sempat Jadi Ikon Dunia, VW Beetle Akhirnya Disuntik Mati

Otomotif | Kamis, 11 Juli 2019 | 12:23 WIB

Urus Imigran Ilegal, Presiden Meksiko Jual Pesawat Kepresidenan

Urus Imigran Ilegal, Presiden Meksiko Jual Pesawat Kepresidenan

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 14:13 WIB

Dramatis, Sambil Diiringi Soundtrack Titanic Mall Mewah Ini Mendadak Banjir

Dramatis, Sambil Diiringi Soundtrack Titanic Mall Mewah Ini Mendadak Banjir

Tekno | Selasa, 11 Juni 2019 | 19:28 WIB

Terkini

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB