Gaya Keren Menteri Susi Pakai Sepatu dari Sampah Plastik

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 22 Juli 2019 | 09:20 WIB
Gaya Keren Menteri Susi Pakai Sepatu dari Sampah Plastik
Gaya keren Menteri Susi pakai sepatu dari sampah plastik. (Foto: Capture video Menteri Susi)

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti memamerkan sepatunya bergaya sneaker yang kerap digunakan kalangan anak muda. Uniknya, sepatu yang digunakan Susi itu ternyata terbuat dari botol plastik!

Sepatu yang digunakan Susi berwarna kuning lengkap dengan talinya. Susi menyebut kalau sepatunya tersebut merupakan hasil daur ulang dari botol-botol plastik.

"Lihat sepatu saya, ini terbuat dari botol-botol plastik yang direcycle bahannya menjadi sepatu," kata Susi melalui video yang diunggah ke akun Twitternya @susipudjiastuti pada Minggu (21/7/2019).

Susi menuturkan kalau plastik yang telah digunakan itu tidak boleh dibuang begitu saja apalagi hanya untuk menyumbang jumlah sampah yang tidak bisa didaur ulang. Ketimbang menjadi tumpukan sampah yang tidak dapat terurai, Susi menyarankan untuk mendaur ulang menjadi barang yang lebih manfaat.

Dalam kesempatan itu, Susi juga mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak asal membuang botol plastik termasuk ke laut. Kalau masih bandel, Susi tidak sungkan untuk menenggelamkannya.

"Jadi setiap plastik tidak boleh dibuang sembarangan kalau kita tidak bisa mempergunakannya untuk recycle maka plastik itu harus diamankan tidak boleh terbuang apalagi sampai ke laut, saya tenggelamkan," katanya.

Sebelumnya, Menteri Susi mengimbau masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. Susi menyebutkan, Indonesia saat ini sebagai penyumbang sampah nomor dua terbesar di dunia.

Kepada para generasi milenial, Menteri Susi meminta untuk menggunakan goody bag atau tas anyaman untuk mengurangi penggunaan plastik.

"Indonesia penyumbang sampah nomor dua terbesar di dunia. Presiden membuat Perpres No.83 Tahun 2018 untuk menangani sampah plastik di laut secara nasional," ujar Menteri Susi, Selasa (9/4/2019).

baca juga

Menteri Susi menjelaskan, permasalahan sampah plastik merupakan permasalahan nasional. Maka dari itu, sebagai contoh kecil, Susi mengimbau untuk tidak menggunakan sedotan bila minum air kelapa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Keras Menteri Susi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Ancaman Keras Menteri Susi Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 13:54 WIB

Menteri Susi: Buang Sampah Plastik ke Laut, Tenggelamkan!

Menteri Susi: Buang Sampah Plastik ke Laut, Tenggelamkan!

Bisnis | Minggu, 21 Juli 2019 | 13:51 WIB

Tolak Plastik Sekali Pakai, Menteri Susi Ingatkan Bahaya Plastik di Laut

Tolak Plastik Sekali Pakai, Menteri Susi Ingatkan Bahaya Plastik di Laut

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 12:36 WIB

Menteri Susi Sebut DKI Jakarta Malu-malu Soal Larangan Pemakaian Plastik

Menteri Susi Sebut DKI Jakarta Malu-malu Soal Larangan Pemakaian Plastik

News | Minggu, 21 Juli 2019 | 11:20 WIB

Miris, Bungkus Cokelat Berusia 33 Tahun Ini Ditemukan Masih Utuh di Laut

Miris, Bungkus Cokelat Berusia 33 Tahun Ini Ditemukan Masih Utuh di Laut

News | Sabtu, 13 Juli 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

×