Buka Rakornas BMKG, Jokowi: Jangan Sampai Mengulang Kesalahan

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2019 | 12:31 WIB
Buka Rakornas BMKG, Jokowi: Jangan Sampai Mengulang Kesalahan
Presiden Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan bencana. Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Terkait itu, Jokowi meminta pada petugas terkait untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia.

"Dalam rangka mengurangi resiko-resiko yang ada, kebijakan nasional dan daerah ini harus bersambungan, harus sensitif semuanya. Antisipasif semuanya terhadap kerawanan bencana yang kita miliki," ujar Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi menyebut Indonesia berada di dalam kawasan cincin api atau ring of fire.

Kepala Negara kemudian meminta kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga terkait bisa berperan aktif dalam antisipasi bencana.

"Kita memiliki gunung-gunung berapi yang aktif. Banjir, longsor juga selalu tiap tahun ada. Ini lah fungsi-fungsi yg harus kita perankan agar masyarakat tahu, memahami, sadar, bahwa kita ini berada dalam situasi-situasi yang tadi saya sampaikan," katanya.

"Resiko-resiko yang kita miliki ini bisa diminimalkan, dikurangi apabila ada peringatan-peringatan dini terhadap daerah-daerah yang rawan bencana, lingkungan yang rawan bencana," Jokowi menambahkan.

Jokowi menuturkan, dalam beberapa tahun terakhir BMKG sudah mulai menunjukkan perkembangan terkait informasi bencana, seperti adanya informasi potensi tsunami.

"Kalau ada tsunami ada yang terangkan di TV. Biasanya Bu Ketua (Kepala BMKG Dwikorita Karnawati) langsung beserta jajarannya, jelas penjelasannya, gamblang penjelasannya. Ini yang diperlukan, sehingga masyarakat tidak resah dan tidak khawatir," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi meminta pada BMKG tegas terhadap pemerintah daerah. Salah satunya menyampaikan kalau ada daerah yang rawan bencana tidak dilakukan pembangunan.

"Jangan sampai kita mengulang-mengulang sebuah kesalahan. Di situ jelas garisnya lempengan tektonik kok dibangun perumahan besar-besaran. Sampaikan apa adanya. ini tidak boleh, lokasi ini merah. Harus berani menyampaikan itu, baik kepada gubernur dan wali kota," tutur Jokowi.

Penyampaian potensi bencana, kata Jokowi, harus dibarengi dengan penjelasan soal langkah-langkah yang akan diambil terkait potensi bencana tersebut.

"Bukan meresahkan. Sampaikan dan tindakan apa yang akan kita lakukan. Itu edukasi, memberikan pembelajaran kepada masyarakat," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi meminta masyarakat juga ikut menjaga alat pendeteksi bencana. Sebab alat-alat tersebut merupakan barang yang sangat penting untuk memantau kerawanan bencana alam di tanah air.

"Tadi sudah dipaparkan mengenai inovasi-inovasi BMKG, peralatan-peralatan yang dimiliki. Ke depan harus banyak hal yang harus diperbarui, peralatannya. Kalau sudah beli, udah dipasang, tolong dilihat, kontrol, cek terus. Jangan sampai baru dipasang dua hari barangnya ilang," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa 8,8 SR Besar di Pesisir Jawa, Jokowi: Ada Potensi, Bukan Meresahkan

Gempa 8,8 SR Besar di Pesisir Jawa, Jokowi: Ada Potensi, Bukan Meresahkan

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 12:19 WIB

Lahan Tol Cijago Tak Kunjung Dibayar, Warga Pasang Spanduk untuk Jokowi

Lahan Tol Cijago Tak Kunjung Dibayar, Warga Pasang Spanduk untuk Jokowi

Jabar | Selasa, 23 Juli 2019 | 11:47 WIB

Indonesia Rawan Bencana, Jokowi: Kebijakan Nasional - Daerah Harus Sensitif

Indonesia Rawan Bencana, Jokowi: Kebijakan Nasional - Daerah Harus Sensitif

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 11:07 WIB

Sederhana, Jokowi Ungkap Rahasia Jaga Stamina

Sederhana, Jokowi Ungkap Rahasia Jaga Stamina

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 09:56 WIB

Terkini

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

Gerindra Jatuhkan 'Kartu Kuning' Terakhir ke Achmad Syahri: Saya Taat dan Menyesal

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:59 WIB

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

Mata Berkaca-kaca, Legislator Gerindra Jember Akui Khilaf Main Game Sambil Merokok saat Rapat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:50 WIB