Mantan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar Optimis Lulus Psikotes Capim KPK

Iwan Supriyatna, Novian Ardiansyah

Minggu, 28 Juli 2019 | 15:38 WIB
Mantan Kabareskrim Komjen Anang Iskandar Optimis Lulus Psikotes Capim KPK
Mantan Kepala BNN Anang Iskandar saat mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK di Sekretariat Pansel Capim KPK, gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (3/7). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Eks Kabareskrim Komisaris Jenderal (purnawirawan) Anang Iskandar bisa bernapas lega lantaran sudah mengerjakan separuh tes psikotes capim KPK.

Ia mengaku, dirinya masih harus fokus menyelesaikan tes yang baru berjalan tiga jam dari total enam jam yang musti diselesaikan.

"Insyaallah saya sudah selesaikan separuh dari perjalanan tes ini, mudah-mudahan ya hasilnya cukup bagus karena tes ini memerlukan waktu yang cukup panjang yaitu enam jam. Oleh karena itu, kita juga mengeluarkan konsentrasi sepenuhnya, kita berhasil menyelesaikan separuh dari tes yang ada," tutur Anang di Gedung Pusdiklat Kemensetneg, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (28/7/2019).

Dalam mengikuti tes Anang tak memiliki persiapan khusus. Ia mengaku hanya beristirahat secukupnya agar rileks ketika mengikuti tes berjam-jam pada hari ini. Anang pun mengaku optimis jika dirinya bakal bisa lolos ke tahapan tes berikutnya.

"Saya kira ini berjalan ya, baik-baik saja mudah-mudahan hasilnya cukup bagus. Insyaallah," kata Anang.

Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) menggelar tahapan seleksi untuk para capim KPK di Gedung Pusdiklat Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Gaharu I No. 1, Cilandak, Jakarta Selatan.

Seleksi tersebut berisikan uji psikotes yang diadakan selama enam jam mulai pagi hingga siang hari.

"Iya enam jam, jadi nanti mereka kan sudah kita sampaikan ada tes kejiwaan dan tes kepribadian, tadi kan kita mendengarkan bahwa ada lembar-lembar yang boleh diisi semuanya, boleh juga 10 karena menurut perhitungan yang mengisi semuanya hanya Albert Einsten saja tapi kalau tes kepribadian semua harus diisi," ujar Ketua Pansel Yenti Ganarsih, Minggu (28/7/2019).

Yenti berharap pada tahap seleksi psikotes ini akan banyak capim yang lolos ke tahap selanjutnya. Kendati begitu ia tak menargetkan berapa jumlah capim yang harus lolos.

baca juga

"Gak tahu ini tergantung hasilnya. Gak ada target tapi semoga kita dapat cukup karena kan ini masih berapa tahap semoga dapat ya. Saya berharap semoga bisa di atas 50 orang jadi supaya nanti ada tahap selanjutnya kita masih ada sedia orang," ujar Yenti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Basaria Panjaitan Pede Bakal Lolos Tes Psikotes Capim KPK

Basaria Panjaitan Pede Bakal Lolos Tes Psikotes Capim KPK

News | Minggu, 28 Juli 2019 | 11:24 WIB

Rocky Gerung: Polisi Sebaiknya Jangan Daftar Capim KPK

Rocky Gerung: Polisi Sebaiknya Jangan Daftar Capim KPK

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 18:29 WIB

Tim Pansel Beberkan Syarat-syarat yang Harus Dilalui 5 Capim KPK Terpilih

Tim Pansel Beberkan Syarat-syarat yang Harus Dilalui 5 Capim KPK Terpilih

News | Senin, 22 Juli 2019 | 21:05 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×