JK: Kalau Kecewa dengan Golkar Tak Usah Bikin Partai Baru

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 01 Agustus 2019 | 06:15 WIB
JK: Kalau Kecewa dengan Golkar Tak Usah Bikin Partai Baru
Wapres JK saat berpidato di Muspimnas V Kosgoro 1957 di Hotel Kartika Chandra. (dok. Setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkap pentingnya nilai demokrasi yang diteguhkan dalam satu partai. Hal itu disampaikan JK ketika menyinggung soal kader Golkar yang kecewa kemudian memilih untuk membangun partai baru.

JK mengungkapkan bahwa Partai Golkar harus mengakhiri kebiasaan lama, yakni banyaknya kader yang meninggalkan partai berlambang beringin itu karena kecewa dan langsung membentuk partai baru.

Menurutnya, kalau suara-suara dari partai bentukan eks Golkar tersebut disatukan maka Golkar memiliki suara yang banyak.

"Benar apa yang disampaikan Ketua Umum Partai Golka, Airlangga Hartarto tadi bahwa kita harus mengakhiri kebiasaan lama. Kalau tak puas di Golkar maka bikin partai lain di luar Golkar," kata JK saat berpidato dalam acara Muspimnas V Kosgoro 1957 di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019).

"Kalau semua partai digabung jadi satu saya kira Golkar akan mencapai capai 40 suara," sambungnya. 

Melihat sejarahnya Golkar, terdapat sejumlah kader yang memutuskan keluar dan memilih membentuk partai baru. Sebut saja Surya Paloh yang kecewa dengan Golkar dan memilih keluar pada September 2011 silam. Setelahnya Surya Paloh mendirikan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Kemudian, Partai Hanura dan Gerindra yang lahir pasca konvensi calon Presiden Golkar pada 2004 silam. Belum lagi ada partai lainnya seperti Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) serta Partai Musawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR). Partai-partai tersebut lahir karena kekecewaan kader Golkar.

JK mengatakan bahwa sebuah partai bisa berjalan dengan baik berkat kekuatan dan kecintaan. Selain itu berjalannya demokratis dalam partai itu juga disebut juga bisa menjadi cara kelola yang baik.

"Hanya dengan cara demokratis, orang tak akan pecah, orang akan puas untuk tidak menang menang apabila demokrasi suatu partai demokratis. Intinya adalah bagaimana kelola partai dengan demokratis," tuturnya.

baca juga

Dirinya teringat kepada masa lalu Golkar saat mengambil keputusan pemilihan ketua partai ataupun calon gubernur yang diusungkan. Saat itu, Partai Golkar menjalankan sistem demokrasi dengan mengumpulkan suara DPP sebanyak 40 persen, DPD I sebanyak 40 persen dan DPD II sebanyak 20 persen suara.

"Maka tidak ada satupun upaya untuk memecah orang. Karena kita jalankan partai secara demokratis," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disaksikan JK, Kosgoro 1957 Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi

Disaksikan JK, Kosgoro 1957 Dukung Airlangga Jadi Ketum Golkar Lagi

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 22:40 WIB

Pidato di Muspimnas V Kosgoro, JK Curhat Kalah di Pilpres karena Golkar

Pidato di Muspimnas V Kosgoro, JK Curhat Kalah di Pilpres karena Golkar

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 22:03 WIB

Bakal Bersaing dengan Bamsoet, Airlangga Yakin Jadi Ketum Golkar Lagi

Bakal Bersaing dengan Bamsoet, Airlangga Yakin Jadi Ketum Golkar Lagi

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 18:12 WIB

Incar Posisi Ketua MPR, Ketum Golkar Pastikan Tak Ada Celah untuk Gerindra

Incar Posisi Ketua MPR, Ketum Golkar Pastikan Tak Ada Celah untuk Gerindra

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 17:24 WIB

Di Harlah ke-21, JK: Suara PKB Naik Terus Tapi Belum Bisa Libas Golkar

Di Harlah ke-21, JK: Suara PKB Naik Terus Tapi Belum Bisa Libas Golkar

News | Selasa, 23 Juli 2019 | 22:22 WIB

Suara Partai Turun, Kader Golkar: Airlangga Harus Pilih Ketum Atau Menteri

Suara Partai Turun, Kader Golkar: Airlangga Harus Pilih Ketum Atau Menteri

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:35 WIB

PA 212 Cap Prabowo Berkhianat, Golkar: Waspadai Para Perongrong Pancasila

PA 212 Cap Prabowo Berkhianat, Golkar: Waspadai Para Perongrong Pancasila

News | Sabtu, 20 Juli 2019 | 14:31 WIB

Terkini

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Membedah Peta Kekuatan FIFA ASEAN Cup 2026: Mampukah Timnas Patahkan Dominasi Vietnam?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 09:25 WIB

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

5 Cara Merawat Smartwatch Setelah Dipakai Berenang di Laut agar Tidak Korosi

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 09:15 WIB

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

×