Suara Partai Turun, Kader Golkar: Airlangga Harus Pilih Ketum Atau Menteri

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:35 WIB
Suara Partai Turun, Kader Golkar: Airlangga Harus Pilih Ketum Atau Menteri
Diskusi bertajuk "Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru" di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019). [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Politikus Partai Golkar Lawrence Siburian meminta Airlangga Hartarto untuk memilih jabatan antara menjadi Ketua Umum Golkar atau menjadi menteri. Pilihan tersebut disampaikan karena menilai performa Partai Golkar yang menurun pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Lawrence mengungkapkan seharusnya kursi menteri itu tidak diisi dengan orang yang jadinya memiliki rangkap jabatan. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga pernah menyampaikan hal yang sama.

Seorang menteri dinilai Lawrence memiliki karakteristik yang berbeda dengan ketua umum partai dalam menjalankan jabatannya.

"Karakteristik dua jabatan ini berbeda, oleh karena itu betul Pak Jokowi itu tak boleh dirangkap," ungkap Lawrence dalam diskusi bertajuk "Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru" di D'Consulate Lounge, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Hingga saat ini Airlangga menjabat dua posisi yakni sebagai Ketum Golkar dan juga Menteri Perindustrian. Menurutnya, Airlangga tidak boleh kembali merangkap jabatan seperti itu.

Hal itu disebutnya karena perolehan suara Partai Golkar yang menurun dibandingkan Pileg 2014. Meski ada kenaikan, namun kenyatannya angka perolehan partai berlambang beringin tersebut masih di bawah perolehan pada Pileg 2014.

"Pak Akbar Tanjung dulu seluruh provinsi dia keliling dan dia menginap. Bertemu dengan kader-kader dan pengurus di sini, apa programnya, apa yang harus dibantu. Itu yang harus dilakukan ketua umum partai," ujarnya.

Oleh karena itu, Lawrence meminta kepada Airlangga untuk memilih satu jabatan ke depannya. Apabila Airlangga tetap bekerja dengan dua jabatan, Lawrence yakin bakal mendapat protes dari kader.

"Harus memilih. Kalau jadi menteri kabinet enggak boleh dia rangkap jabatan lagi. Itu pasti akan ditentang oleh kader partai," tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu dengan Airlangga dan Bamsoet, Luhut Bahas Munas Partai Golkar?

Bertemu dengan Airlangga dan Bamsoet, Luhut Bahas Munas Partai Golkar?

News | Jum'at, 19 Juli 2019 | 22:34 WIB

Deklarasi Maju Caketum Golkar, Airlangga: Nanti Saja Menjelang Munas

Deklarasi Maju Caketum Golkar, Airlangga: Nanti Saja Menjelang Munas

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 19:25 WIB

Bamsoet Deklarasi Caketum Golkar, Airlangga: Munas Saja Belum Dijadwalkan

Bamsoet Deklarasi Caketum Golkar, Airlangga: Munas Saja Belum Dijadwalkan

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 18:53 WIB

Disinggung Munas Golkar, Jokowi: Saya Presiden, Bukan Ketum Partai

Disinggung Munas Golkar, Jokowi: Saya Presiden, Bukan Ketum Partai

News | Kamis, 11 Juli 2019 | 20:41 WIB

Terkini

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

Ferry Boboho Lapor soal Kasus Harvey Moeis, Febrie Adriansyah: Nggak Usah Ikut Campur

News | Senin, 02 November 2026 | 19:37 WIB

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Bima Sena Bongkar Momen Paling Effort di Prekuel Film 5cm: Revolusi Hati

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 19:36 WIB

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

×