Diadukan ke Anies karena Palak Pedagang Hewan, Camat: Kita Cari Sumbangan

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 01 Agustus 2019 | 20:22 WIB
Diadukan ke Anies karena Palak Pedagang Hewan, Camat: Kita Cari Sumbangan
Adin, pedagang hewan kurban, membuat surat untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, karena dirinya dipalak camat menjelang Idul Adha 2019.

Suara.com - Camat Matraman, Bambang Eko Prabowo mengakui meminta hewan kurban kepada seorang pedagang hewan kurban bernama Adin. Namun, dia berkilah, permintaan kepada Adin itu dimaksudkan sebagai sumbangan hewan kurban.

Bambang mengatakan, kegiatan meminta hewan kurban itu selalu dilakukan setiap menjelang perayaaan Idul Adha. Para pedagang dikumpulkan untuk memberikan salah satu hewan dagangannya.

"Biasanya kecamatan, kelurahan, Wali kota kan ngumpulin nih yang namanya sapi, kambing dari semua stakeholder. Mungkin salah satunya dia (Adin) nih yang pedagang baru ini," ujar Bambang saat dihubungi, Kamis (1/8/2019).

Bambang menyebut Adin adalah seorang pedagang hewan kurban baru. Adin ingin menggunakan trotoar yang dilarang Pemprov DKI untuk berjualan hewan kurban.

"Sebetulnya kemarin enggak dapat izin sebelum-sebelumnya. Karena di jalur khusus itu kan kotor dia mau coba-coba," kata Bambang.

Bambang tak menjelaskan kaitan antara sumbangan dengan pemberian izin dagang di trotoar. Namun, dia menganggap, sumbangan hewan tersebut nantinya akan bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya sampaikan gini sama dia bisa enggak dia sumbangin, 'mau nyumbang apa buat kurban?' Kan bukan buat kita juga," jelas Bambang.

Lebih lanjut, dia menyebut sumbangan hewan kurban serupa juga diberikan kepada pedagang lainnya. Ia menganggap pedagang hewan kurban lainnya tidak memiliki masalah dengan permintaan sumbangan itu.

"Kalau bermasalah pasti semua bakal lapor dong," pungkasnya.

baca juga

Sebelumnya, beredar surat yang berisikan aduan dari seorang pedagang hewan kurban bernama Adin yang diminta untuk memberikan seekor sapi untuk bisa berjualan. Surat tersebut ditujukan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dalam suratnya, Adin mengaku berjualan hewan kurban di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Utan Kayu Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Ia bermaksud memberitahukan kepada Anies bahwa Camat Matraman, Bambang Eko Prabowo meminta satu ekor sapi untuk bisa berjualan.

"Camat Matraman Bambang Eko Prabowo memberikan syarat satu ekor sapi," ujar Adin dalam suratnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Kurban di Jakarta Dipalak Camat: Dulu Minta Kambing Kini Sapi

Pedagang Kurban di Jakarta Dipalak Camat: Dulu Minta Kambing Kini Sapi

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 18:35 WIB

Pedagang Hewan Kurban Surati Anies: Saya Dipalak 1 Ekor Sapi oleh Camat

Pedagang Hewan Kurban Surati Anies: Saya Dipalak 1 Ekor Sapi oleh Camat

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:56 WIB

Terkini

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

Polda Metro Dalami Legalitas Ekskul Menembak Terkait 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Mengaku Pencinta K-Pop, tapi Gagap saat Berhadapan dengan Kebudayaan Sendiri

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:51 WIB

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

3 Bedak Padat untuk Usia 40-an: Bisa Samarkan Kerutan Halus, Makeup Jadi Mulus

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:48 WIB

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

Polisi Klaim 995 Pistol di Ruang Kerja Eks Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Bukan Senpi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:46 WIB

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Kalau Standarnya Cuma "Daripada Dikorupsi", Semua Program Terlihat Bagus

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bursa Kripto CFX10 Melesat, Bitcoin dan Ethereum Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

Pemerintah Ubah Sebutan Pemulung Jadi 'Pemilah Sampah', Bakal Jadi Profesi Terlindungi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:38 WIB

×