Gempa doublet di lepas pantai Sumatera. Tsunami tercatat di Meulaboh 0.8 meter. Korban jiwa 5 orang akibat gempa dan serangan jantung.
2. Tahun 2005, gempa Nias (8,7 SR), memicu tsunami
![Ilustrasi Gempa. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/04/22/60669-ilustrasi-gempa.jpg)
Tahun 2005, gempa Nias terjadi, tepatnya pada 28 Maret 2005 pukul empat sore.
Dikutip dari Katalog Tsunami Indonesia rilisan BMKG, gempa Nias berkekuatan 8,7 SR.
Gempa Nias memicu terjadinya tsunami.
Tsunami di Nias pada tahun 2005 ini setinggi tiga meter.
Laporan BMKG mencatat 10 orang menjadi korban jiwa dalam tsunami yang bersumber dari utara Pulau Nias, Megathrust Sumatera.
3. Tahun 2006, gempa dan tsunami Pangandaran (7,7 SR)
![Pantai Pangandaran, Jawa Barat. [shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/01/16/o_1b6ic405b1qu9ug28el12p91a3sr.jpg)
Pangandaran diguncang gempa dengan magnitudo 7,7 SR pada 17 Juli 2006.
Catatan pengamatan BMKG yang dirilis lewat Katalog Tsunami Indonesia menyebutkan bahwa gempa dengan goncangan yang lemah dirasakan oleh sebagaian besar penduduk pantai selatan Jawa Barat. Tsunami melanda kawasan pantai selatan P.Jawa sepanjang 500 km.
Tsunami merusak desa-desa di pantai selatan Jawa Barat yaitu: Cipatujah(Tasikmalaya), Pangandaran(Ciamis), dan lokasi wisata pantai Pangandaran.
Di Pulau Nusakambangan tercatat tinggi runup mencapai 20 m dengan kedalaman genangan 8m. Hal ini mengindikasikan slip terbesar yang terjadi tepat di selatan P. Nusa Kambangan.
Pendapat lain menyatakan bahwa terjadi longsoran besar tepat di selatan pulau tersebut.
4. Tahun 2007, gempa dan tsunami Bengkulu, magnitudo gempa (8,4 SR)
![Ilustrasi gempa. [shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/original/2014/05/02/ilustrasiGempa2-e1399024978518.jpg)
Tanggal 12 September 2007 Bengkulu diguncang gempa berkekuatan 8,4 SR.
Tsunami terjadi beberapa jam setelah tumbukan gempa besar. Pengaruh tsunami dapat dilihat dari garis pantai.
Tsunami menyebabkan kerusakan aliran listrik sehingga tidak ada penerangan di waktu malam sejak gempa terjadi.
5. Tahun 2018, gempa di Donggala magnitudo 7,4 SR memicu tsunami

Gempa berkekuatan 7,4 SR terjadi di Donggala pada 28 September 2018.
Dikabarkan, kala itu Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan gelombang tsunami setinggi 0,5 meter sampai 1,5 meter.
"Terakhir di Mamuju dengan ketinggian 6 cm," kata Dwikorita di kantor BMKG Kemayoran, Jumat (28/9/2018).
Tsunami itu terjadi pukul 17.02 WITA. Tsunami pertama terjadi perlabuhan di Palu sampai 3 meter. Setelah itu gelombang terus bergerak ke Mamuju dengan jarak 237 km.
Itulah gempa di Indonesia dengan magnitudo di atas 7 skala richter.
Riwayat gempa dan tsunami yang pernah terjadi di Indonesia ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk menyusun upaya mitigasi bencana agar meminimalisir dampak yang terjadi.