KPU Beri Penghargaan ke Polri karena Kerja Cepat di Pemilu 2019

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 07 Agustus 2019 | 19:33 WIB
KPU Beri Penghargaan ke Polri karena Kerja Cepat di Pemilu 2019
Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan penghargaaan kepada Polri atas kelancaran Pemilu 2019. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan penghargaaan kepada Polri atas kelancaran Pemilu 2019. Penghargaan tersebut diberikan lantaran KPU mendapatkan rasa aman atas terselenggaranya pesta demokrasi lima tahuan tersebut.

"Pihak kepolisian kita telpon saja, kita WA (WhatsApp) kerjanya begitu cepat jadi enggak perlu laporan resmi. Kemudian beberapa isu di publik kita diserang hoaks. Berita yangg bohong disebar luaskan ke masyarakat (cepat tertangani)," kata Ketua KPU Arief Budiman di Mabes Polri, Rabu (7/8/2019).

Arief menuturkan, Polri dengan sigap mengungkap hoaks tujuh kontainer berisi surat surat yang sudah dicoblos. Untuk itu KPU mendatangi Mabes Polri dan memberikan penghargaan.

"Kegiatan kampanye relatif tidak ada hal buruk yang terjadi luar biasa. Atas beberapa hal itu kinerja yang baik maka KPU memberikan penghargaan dan datang langsung ke kepolisian," kata dia.

Arief memastikan penghargaan tidak berhenti pada aparat kepolisian, lembaga dan kementerian yang dianggap berjasa dalam jalannya Pemilu. Penghargaan tersebut akan diberikan saat launching Pemilukada 2020 pada 23 September 2019.

"Ada TNI, Kemenkuham, Kemendagri, Kominfo dan kementerian lain kami mengucapkan terima kasih dan pada gilirannya kami berikan apresiasi dan penghargaan," imbuh Arief.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Ari Dono menyebut jika memberikan rasa aman dan ketertiban telah menjadi tugas dan kewajiban Polri. Dirinya menambahkan jika penghargaan tersebut menjadi pemantik Polri untuk bekerja lebih baik.

"Penghargaan ini akan menjadikan support kepada anggota khususnya yang mendapatkan penghargaan akan lebih semangat untuk menghadapi kegiatan selanjutnya," kata Ari.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPU Pertimbangkan Eks Koruptor Dilarang Jadi Calon Kepala Daerah 2020

KPU Pertimbangkan Eks Koruptor Dilarang Jadi Calon Kepala Daerah 2020

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 15:08 WIB

KoDe Inisiatif Tak Yakin e-Rekap Hilangkan Kecurangan Pemilu

KoDe Inisiatif Tak Yakin e-Rekap Hilangkan Kecurangan Pemilu

News | Kamis, 01 Agustus 2019 | 00:10 WIB

KPU Jamin Teknologi Indonesia Siap Jalani Sistem e-Rekap di Pilkada 2020

KPU Jamin Teknologi Indonesia Siap Jalani Sistem e-Rekap di Pilkada 2020

News | Rabu, 31 Juli 2019 | 17:51 WIB

Evaluasi Pemilu 2019, KPU: Desainnya Mesti Diubah

Evaluasi Pemilu 2019, KPU: Desainnya Mesti Diubah

Jawa Tengah | Rabu, 31 Juli 2019 | 09:10 WIB

Terkini

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:20 WIB

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

×