Kerap Mangkal di Pinggir Jalan, Ojol Bantah Jadi Biang Macet di Jakarta

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari
Kerap Mangkal di Pinggir Jalan, Ojol Bantah Jadi Biang Macet di Jakarta
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal melakukan razia operasi lingkar badai.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menindak ojek online (ojol) yang mangkal di bahu jalan karena dianggap menimbulkan kemacetan. Sebagai ojol, Iswanto membantah kemacetan karena pihaknya yang suka mangkal.

Iswanto mengklaim kebanyakan driver ojol sudah benar saat mengambil dan menurunkan penumpang. Mesi demikian ia juga mengaku banyak driver ojol yang suka mangkal terutama di halte dan stasiun KRL.

"Iya enggak setuju. Enggak semua sih ya, kalau berhenti sembarangan sih enggak juga sih. Kita berhenti di tempat-tempat tertentu," kata Iswanto di kawasan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).

Iswanto menuturkan, alasan ia sering menurunkan atau menjemput penumpang di bahu jalan karena sesuai dengan keinginan dari penumpang itu sendiri. Meskipun dirinya sudah meminta untuk bertemu di tempat yang sesuai, namun kadang penumpangnya meminta untuk berhenti di pinggir jalan.

"Iya pernah (minta di titik lain). Kadang penumpangnya bilang enggak apa-apa, cuman sebentar," tandasnya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI akan menindak para ojek online (ojol) yang masih bandel mangkal di bahu jalan. Pemprov akan melakukan razia untuk mengatasi hal tersebut.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menamakan razia tersebut operasi lingkar badai. Nantinya operasi tersebut dilakukan kepada ojol yang mangkal di kawasan halte TransJakarta, stasiun dan lokasi lainnya yang menimbulkan kemacetan karena ulah ojol itu.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan akan menempatkan para anggotanya di beberapa lokasi. Tujuannya untuk menggertak para ojol agar tidak mangkal sembarangan.

"Di situ ada anggota kami yang melingkar misalnya di Sudirman-Thamrin dan Merdeka Barat itu mereka ojol untuk tidak parkir di lokasi-lokasi tadi," kata Syafrin di Balai Kota, Rabu (7/8/2019).

Ia berharap melalui operasi tersebut, para ojol tidak mangkal sembarangan. Dishub disebut Syafrin akan bekerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Kepolisian nantinya akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan wewenangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS