Kerap Mangkal di Pinggir Jalan, Ojol Bantah Jadi Biang Macet di Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 08 Agustus 2019 | 15:39 WIB
Kerap Mangkal di Pinggir Jalan, Ojol Bantah Jadi Biang Macet di Jakarta
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di depan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (26/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menindak ojek online (ojol) yang mangkal di bahu jalan karena dianggap menimbulkan kemacetan. Sebagai ojol, Iswanto membantah kemacetan karena pihaknya yang suka mangkal.

Iswanto mengklaim kebanyakan driver ojol sudah benar saat mengambil dan menurunkan penumpang. Mesi demikian ia juga mengaku banyak driver ojol yang suka mangkal terutama di halte dan stasiun KRL.

"Iya enggak setuju. Enggak semua sih ya, kalau berhenti sembarangan sih enggak juga sih. Kita berhenti di tempat-tempat tertentu," kata Iswanto di kawasan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).

Iswanto menuturkan, alasan ia sering menurunkan atau menjemput penumpang di bahu jalan karena sesuai dengan keinginan dari penumpang itu sendiri. Meskipun dirinya sudah meminta untuk bertemu di tempat yang sesuai, namun kadang penumpangnya meminta untuk berhenti di pinggir jalan.

"Iya pernah (minta di titik lain). Kadang penumpangnya bilang enggak apa-apa, cuman sebentar," tandasnya.

Untuk diketahui, Pemprov DKI akan menindak para ojek online (ojol) yang masih bandel mangkal di bahu jalan. Pemprov akan melakukan razia untuk mengatasi hal tersebut.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta menamakan razia tersebut operasi lingkar badai. Nantinya operasi tersebut dilakukan kepada ojol yang mangkal di kawasan halte TransJakarta, stasiun dan lokasi lainnya yang menimbulkan kemacetan karena ulah ojol itu.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan akan menempatkan para anggotanya di beberapa lokasi. Tujuannya untuk menggertak para ojol agar tidak mangkal sembarangan.

"Di situ ada anggota kami yang melingkar misalnya di Sudirman-Thamrin dan Merdeka Barat itu mereka ojol untuk tidak parkir di lokasi-lokasi tadi," kata Syafrin di Balai Kota, Rabu (7/8/2019).

baca juga

Ia berharap melalui operasi tersebut, para ojol tidak mangkal sembarangan. Dishub disebut Syafrin akan bekerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya. Kepolisian nantinya akan melakukan tindakan hukum sesuai dengan wewenangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Tarif Baru Ojek Online di 88 Kota se-Indonesia

Daftar Tarif Baru Ojek Online di 88 Kota se-Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 12:13 WIB

Mulai Besok, Tarif Ojek Online Naik di 88 Kota se-Indonesia

Mulai Besok, Tarif Ojek Online Naik di 88 Kota se-Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Modus Cabul Driver Ojol, Dari Ajak Nikah hingga Raba Tubuh Nanda

Modus Cabul Driver Ojol, Dari Ajak Nikah hingga Raba Tubuh Nanda

Jabar | Selasa, 06 Agustus 2019 | 22:05 WIB

Antisipasi Puluhan Ribu Ojol, Dishub Depok Tambah Shelter Urai Kemacetan

Antisipasi Puluhan Ribu Ojol, Dishub Depok Tambah Shelter Urai Kemacetan

Jabar | Selasa, 06 Agustus 2019 | 18:08 WIB

Listrik Mati, Driver Ojol Kehilangan Banyak Orderan

Listrik Mati, Driver Ojol Kehilangan Banyak Orderan

Bisnis | Senin, 05 Agustus 2019 | 12:05 WIB

Sering Dilecehkan Penumpang, Ojol: Diam Saja Takut Kena Suspend

Sering Dilecehkan Penumpang, Ojol: Diam Saja Takut Kena Suspend

Otomotif | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 11:42 WIB

Terkini

Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden

Akun TikTok Dipolisikan, Tuduh SF Hariyanto Komentari Eks Kapolri Sadap Presiden

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 09:06 WIB

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Pemerintah Bidik Nilai Tukar Nelayan Tembus 120 pada 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 09:00 WIB

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 7 November 2026, Saatnya Jemput Peluang Emas!

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 08:44 WIB

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

BRILink Agen BRI Buka Peluang Ekonomi, Mitra di Rembang Layani hingga 100 Transaksi per Hari

Jawa Tengah | Sabtu, 07 November 2026 | 08:42 WIB

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Viral Status 'Leren Sik' Wakil Ketua DPRD Jatim: Tak Ada Potret Wapres Gibran

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:36 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Meluncur 5,5 Km ke Arah Besuk Kobokan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:33 WIB

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji 2027, Layani 15 Daerah Sekaligus

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 08:26 WIB

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

×