Adian Napitulu Sebut Anies Baswedan Plin-plan: Kita Kan Jadi Bingung!

Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:28 WIB
Adian Napitulu Sebut Anies Baswedan Plin-plan: Kita Kan Jadi Bingung!
Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan plin-plan.

Hal itu disampaikan Adian Napitupulu dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk 'Anies Baswedan di Pusaran Bully', Selasa (13/8/2019).

Berawal ketika Adian Napitupulu mengkritik kebijakan Anies Baswedan menambah ruas trotoar yang dinilai bisa mengurangi kemacetan kendaraan bermotor dan polusi udara di Jakarta.

"Salah satu yang tidak menjadi solusi misalnya menambah besar jalur trotoar sehingga kemacetan berkembang di mana," ujar Adian Napitupulu.

Salah satunya Adian Napitupulu mencontohkan wilayah Kemang, Jakarta Selatan. Adian Napitupulu menyebut ruas jalan di wilayah itu dikurangi untuk trotoar sehingga menambah kemacetan.

"Kemang, misalnya. Jalannya diambil hampir 1,5 meter kiri dan kanan. Yang tadinya bisa menjadi 3 sampai 4 jalur, kini menjadi 2 jalur. Kemacetan pun semakin berkembang," kata Adian Napitupulu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Umay Saleh)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Umay Saleh)

Menurut Adian Napitupulu, hal tersebut kontradiktif. Di satu sisi, katanya, ada kebijakan ganjil genap. Di sisi lain, imbuh Adian Napitupulu, jalannya malah dikurangi.

"Kemacetan pun bertambah juga. Bagus niatnya mungkin agar pejalan kaki mendapatkan tempat lebih terhormat. Tapi jadi kontradiktif dengan pencemaran udara yang semakin masif karena kemacetan berkepanjangan," tutur Adian Napitupulu.

Kemudian, Adian Napitupulu menyoroti dilema soal pulau reklamasi. Menurut Adian Napitupulu, dalam hal ini, Anies Baswedan plin plan.

Baca Juga: PSI: Formula E Hanya Siasat Anies Tutupi Masalah Polusi Udara

"Soal dilema pulau reklamasi, semua rakyat tahu. Kok (Anies Baswedan) semacam plin plan ya. Dulu nggak boleh, sekarang boleh. Dulu katanya (Anies Baswedan) itu pulau, sekarang dibilang tidak ada pulau reklamasi, adanya pantai reklamasi," ungkap Adian Napitupulu.

"...kan kita jadi bingung. Lho kok tidak konsisten dalam definisi dan dalam kata-kata. Bagaimana dia konsisten dalam tindakannya?"

Pernyataan Adian Napitupulu disambut tepuk tangan orang-orang yang hadir dalam forum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI