Colek Anies terkait Plastik Daging Kurban, Greenpeace Jadi Bulan-bulanan

Rendy Adrikni Sadikin

Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:09 WIB
Colek Anies terkait Plastik Daging Kurban, Greenpeace Jadi Bulan-bulanan
Besek bambu digunakan sebagai wadah daging kurban di DeDurian Park. [Dokumentasi DeDurian Park]

Suara.com - Akun jejaring sosial Twitter milik lembaga swadaya masyarakat (LSM) Greenpeace Indonesia diserbu warganet gara-gara kicauannya yang mencolek Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Berawal dari unggahan warga Twitter yang mengkritik penggunaan plastik untuk membungkus daging hewan kurban Idul Adha, meski setelahnya daging-daging tersebut dimasukkan ke besek.

Selain mengunggah videonya, warga Twitter juga menyematkan tagar #plasticfree #NoSingleUsePlastic dan me-mention akun Twitter Greenpeace.

"Iya sih pakai Besek, tapi dagingnya diplastikin dulu baru diisi di besek. Aah gimana sih!! (Ini pembagian daging di Masjid Istiqlal) @GreenpeaceID #plasticfree #NoSingleUsePlastic," kicau warga Twitter.

Cuitan warganet tersebut di-retweet oleh akun organisasi lingkungan global Greenpeace. Komentarnya singkat. Tapi, di akhir cuitan, mereka malah mencolek akun Twitter Anies Baswedan.

Dalam cuitannya, dia mempertanyakan fenomena yang dilaporkan warganet tersebut kepada Anies Baswedan.

"Ckckckck gimana nih, @aniesbaswedan?" cuit Greenpeace Indonesia seperti dikutip SUARA.com dari akun @GreenpeaceID, Rabu (14/8/2019).

Kicauan Greenpeace Indonesia. (Twitter)
Kicauan Greenpeace Indonesia. (Twitter)

Kicauan Greenpeace Indonesia ternyata menuai kritikan dari warganet. Salah satu warganet mempertanyakan kenapa Anies yang 'disindir', padahal pemakaian plastik ada di seluruh Indonesia.

"Kenapa hanya Anies yang diserang, sementara pemakaian plastik itu terjadi di SELURUH INDON? bahkan grinpis pun ikutan ngebully Anies. dapet berapa kalian, grinpis??" cuit salah seorang warganet.

baca juga

Warganet lain menilai semestinya Greenpeace tidak menelan bulat-bulat video yang disebarkan di dunia maya. Harusnya, kata warganet itu, Greenpeace melakukan kroscek dulu sebelum mengacungkan telunjuk ke Anies Baswedan.

Menurut dia, Greenpeace seharusnya juga mengecek apakah plastik yang digunakan di video tersebut merupakan plastik biasa atau plastik yang bisa didaur ulang.

"Seharusnya @GreenpeaceID nggak langsung pointing ke pak gubernur. Coba dicek dulu: Itu bener di Istiqlal atau bukan lokasi videonya, Apa pihak @GreenpeaceID sudah mengecek itu plastik biasa atau plastik yang daur ulang. Jangan langsung telan mentah-mentah sumber dari satu orang aja tanpa kroscek silang," ujar warganet itu.

Menanggapi kritikan warganet, akun Greenpeace Indonesia pun meminta maaf. Mereka berkilah tidak menyalahkan siapa pun, hanya sebagai masukan terhadap program Idul Adha bebas plastik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Teman-teman Greenpeace, kami minta maaf jika ada yang tersinggung dengan tweet kami di bawah ini, tidak ada maksud untuk menyalahkan siapapun, melainkan sebagai masukan bahwa program Idul Adha bebas plastik Pemprov DKI ini sudah bagus tapi pelaksanaannya masih perlu disempurnakan," ujar akun Greenpeace Indonesia.

Kicauan Greenpeace Indonesia. (Twitter)
Kicauan Greenpeace Indonesia. (Twitter)

Terkait plastik ramah lingkungan atau tidak, akun Greenpeace Indonesia menilai hal itu bukan sebagai suatu solusi.

"Untuk "plastik ramah lingkungan" kami melihat bukan solusi, karena banyak yang malah jadi "false solution", yang beneran murni biodegradable masih sangat langka. Instruksi Gub. @aniesbaswedan penggunaan besek malah kami dukung penuh, implementasi yang belum optimal jadi catatan perbaikan," cuit akun Greenpeace Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Kerja Anies Baswedan Ibarat Air Putih dan Air Soda

Hasil Kerja Anies Baswedan Ibarat Air Putih dan Air Soda

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:58 WIB

Lagi, PSI Kritisi Kebijakan Anies, Kali Ini Soal Daerah Rawan Kebakaran

Lagi, PSI Kritisi Kebijakan Anies, Kali Ini Soal Daerah Rawan Kebakaran

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:47 WIB

Anies Baswedan Mengaku Tolak Pilpres 2019: Saya Konsisten pada Janji Saya

Anies Baswedan Mengaku Tolak Pilpres 2019: Saya Konsisten pada Janji Saya

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:20 WIB

PNS DKI Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi, PSI: Anies Munafik

PNS DKI Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi, PSI: Anies Munafik

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:32 WIB

Sebut Berteman dengan Anies dan Ahok, Rocky Gerung: Gubernur Akal dan Mulut

Sebut Berteman dengan Anies dan Ahok, Rocky Gerung: Gubernur Akal dan Mulut

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:12 WIB

Jangan Bingung, Halte di Jakarta Kini Terpasang Peta Panduan Transportasi

Jangan Bingung, Halte di Jakarta Kini Terpasang Peta Panduan Transportasi

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 05:39 WIB

Bikin Warganet Gemas, Begini Kelakuan Anak Kucing Saat Ngerepotin Emaknya

Bikin Warganet Gemas, Begini Kelakuan Anak Kucing Saat Ngerepotin Emaknya

Tekno | Rabu, 14 Agustus 2019 | 07:50 WIB

Terkini

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:25 WIB

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Sport | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:24 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:22 WIB

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:10 WIB

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:01 WIB

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri

Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri

Malang | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

×