Ancaman Terbesar untuk Indonesia 30 Tahun Lagi, Versi Wapres JK

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 Agustus 2019 | 06:05 WIB
Ancaman Terbesar untuk Indonesia 30 Tahun Lagi, Versi Wapres JK
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengungkapkan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia 30 tahun mendatang. Tantangan itu bukan lagi ancaman perang fisik antarnegara atau invasi dari asing, melainkan penguasaan ekonomi dan teknologi secara global.

Serangan dari negara lain yang paling memungkinkan dihadapi Indonesia adalah menyangkut kemampuan ekonomi, terutama dalam hal meningkatkan produksi industri untuk diekspor. JK mencontohkan negara dengan produksi ekspor terbesar yang menjadi saingan berat bagi produk Indonesia saat ini adalah China; dan negeri Tirai Bambu itu bisa saja 'menyerang' dengan banyak produknya yang dijual murah di dalam negeri.

"Di regional, kita lebih banyak tantangan ekonomi. Semua penelitian atau perkiraan dikatakan bahwa kita tidak mempunyai musuh antarnegara untuk invasi atau menyerang kita, mungkin sampai 20-30 tahun yang akan datang," kata Wapres JK saat memberikan pembekalan kepada perwira menengah TNI dan Polri di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Cipulir Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

"China tidak akan menyerang Indonesia, tapi akan menyerang kita dari sisi kemampuan ekonomi, dan industri kita bisa macet apabila kemampuan kita tidak terjadi," tegasnya.

Meningkatkan pertahanan ekonomi tidak hanya dilakukan untuk melawan serangan dari negara asing, melainkan untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan di dalam negeri. JK mencontohkan keterpurukan ekonomi dapat berakibat pada gangguan sosial seperti yang terjadi pada tahun 1998.

"Tahun 1998, banyak toko diserbu, dirampok untuk hidup; itu akibat ekonomi kita jelek. Pada saat itulah maka kita bersama membangun bangsa tidak sendiri-sendiri, tetapi secara bersama-sama," katanya.

Oleh karena itu, Wapres berpesan kepada para perwira menengah TNI dan Polri untuk dapat menyesuaikan strategi pertahanan dan keamanan negara dengan kondisi perekonomian global saat ini.

"Karena TNI dan Polri sekarang ini bukan hanya siap untuk berperang, tetapi juga siap untuk menghadapi masalah-masalah sosial dan keadaan bangsa ini. Dan yang menang adalah yang menguasai inovasi, teknologi dan ekonomi; itu yang akan menang persaingan," ujarnya. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JK Minta Indonesia Harus Waspadai Serangan Ini dari China

JK Minta Indonesia Harus Waspadai Serangan Ini dari China

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:52 WIB

JK Sebut Amerika Serikat Negara Paling Melanggar HAM karena Banyak Ngebom

JK Sebut Amerika Serikat Negara Paling Melanggar HAM karena Banyak Ngebom

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 13:45 WIB

Polri Diminta Serang Balik KKB, JK: Bukan Pelanggaran HAM

Polri Diminta Serang Balik KKB, JK: Bukan Pelanggaran HAM

News | Rabu, 14 Agustus 2019 | 12:57 WIB

Wapres JK: Empat Direksi PLN Masuk Penjara Walaupun Saya Belain

Wapres JK: Empat Direksi PLN Masuk Penjara Walaupun Saya Belain

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:45 WIB

Wacana PNS Boleh Kerja di Rumah, JK Pesimis ASN Akan Disiplin

Wacana PNS Boleh Kerja di Rumah, JK Pesimis ASN Akan Disiplin

Video | Selasa, 13 Agustus 2019 | 19:56 WIB

Ini Cara Pemerintah Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Kepala Daerah

Ini Cara Pemerintah Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Kepala Daerah

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:30 WIB

Terkini

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:47 WIB

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:43 WIB

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:39 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:45 WIB

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:32 WIB

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:28 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:16 WIB

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:15 WIB