alexametrics

DPRD Dibakar hingga Polisi Tertembak, 4 Fakta Aksi di Manokwari Papua

Rendy Adrikni Sadikin
DPRD Dibakar hingga Polisi Tertembak, 4 Fakta Aksi di Manokwari Papua
Kerusuhan di Manokwari Papua. (Istimewa)

Aksi demonstrasi di Kota Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat, Senin (19/8/2019) pagi.

Suara.com - Aksi demonstrasi di Kota Manokwari, Ibu Kota Provinsi Papua Barat, Senin (19/8/2019) pagi.

Massa aksi memprotes kekerasan serta pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya pada 16 Agustus 2019 kemarin.

Berikut 4 fakta dalam demonstrasi yang pecah di Manokwari seperti dirangkum SUARA.com:

1. Buntut pengepungan asrama

Baca Juga: Kerusuhan Manokwari Buntut dari Penangkapan Mahasiswa Papua di Surabaya

Menurut Simon, warga jalan Sanggeng, Manokwari, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Papua terhadap insiden pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya tersebut.

Simon menambahkan bahwa aksi damai ini agar pemerintah secepatnya menyelesaikan permasalahan mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang agar mereka dapat kuliah dengan baik.

2. Jalan diblokade

Sejumlah ruas jalan di Manokwari, terutama jalan Yos Sudarso yang merupakan jalan utama kota Manokwari diblokade massa yang mengakibatkan aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas lumpuh, demikian dilaporkan Antara, Senin (19/8/2019) pagi.

Tidak hanya memblokade jalan saja, dalam aksi tersebut warga juga menebang pohon dan membakar ban di jalan raya.

Baca Juga: Manokwari Kerusuhan, Polisi Melobi Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa

3. Polisi kena tembak

Komentar