Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Minggu, 15 Maret 2026 | 21:28 WIB
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
Penyelenggaraan evaluasi teori calon Ahli K3 Umum Batch 1, dari total 1.779 peserta yang mengikuti evaluasi, sebanyak 1.565 orang dinyatakan lulus dan berhak memperoleh Sertifikat Ahli K3 Umum. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pemerintah terus memperkuat upaya menekan angka kecelakaan kerja di Indonesia melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Salah satu strategi yang ditempuh Kementerian Ketenagakerjaan adalah memperbanyak tenaga Ahli K3 yang kompeten agar perusahaan mampu menerapkan sistem keselamatan kerja secara lebih optimal.

Langkah tersebut tercermin dari penyelenggaraan evaluasi teori calon Ahli K3 Umum Batch 1 yang digelar pada 11–12 Maret 2026 di 58 lokasi. Dari total 1.779 peserta yang mengikuti evaluasi, sebanyak 1.565 orang dinyatakan lulus dan berhak memperoleh Sertifikat Ahli K3 Umum serta Surat Keputusan Penunjukan Ahli K3 Umum dari Menteri Ketenagakerjaan.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker dan K3) Kemnaker, Ismail Pakaya, mengatakan proses sertifikasi tersebut merupakan bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat sistem pencegahan kecelakaan kerja di lingkungan industri.

Menurutnya, evaluasi teori menjadi tahapan penting untuk mengukur sejauh mana pemahaman calon Ahli K3 terhadap berbagai aspek keselamatan kerja. Materi yang diuji meliputi prinsip-prinsip K3, regulasi keselamatan kerja, analisis risiko, hingga penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja.

“Evaluasi teori ini merupakan bagian dari proses sertifikasi Ahli K3 Umum. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengukur pemahaman calon Ahli K3 terhadap prinsip-prinsip K3, regulasi, analisis risiko, serta penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja,” ujar Ismail dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker dan K3) Kemnaker, Ismail Pakaya. (Dok: Kemnaker)
Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker dan K3) Kemnaker, Ismail Pakaya. (Dok: Kemnaker)

Ia menambahkan, keberadaan Ahli K3 sangat penting dalam membantu perusahaan mengidentifikasi potensi bahaya, mengendalikan risiko, serta memastikan standar keselamatan kerja diterapkan secara konsisten. Dengan demikian, potensi terjadinya kecelakaan kerja dapat ditekan secara signifikan.

Program pembinaan dan sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 1 juga mendapat respons tinggi dari masyarakat. Tercatat sebanyak 2.010 peserta mendaftar untuk mengikuti program tersebut. Setelah melalui seleksi administrasi, ujian dasar K3, serta pembinaan intensif selama 12 hari, sebanyak 1.779 peserta dinyatakan berhak mengikuti evaluasi teori.

Materi pembinaan yang diberikan kepada peserta dirancang cukup komprehensif, mulai dari regulasi K3, sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, identifikasi dan penilaian risiko, kesehatan kerja, hingga teknik investigasi kecelakaan kerja serta langkah-langkah pencegahannya.

Menariknya, seluruh proses pembinaan hingga evaluasi tersebut tidak dipungut biaya. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses peningkatan kompetensi tenaga kerja di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

baca juga

Ismail berharap para peserta yang lulus dapat menjadi motor penggerak budaya keselamatan kerja di lingkungan kerja masing-masing. Dengan semakin banyaknya tenaga Ahli K3 yang kompeten, penerapan sistem keselamatan kerja di perusahaan diharapkan semakin optimal sehingga mampu menekan angka kecelakaan kerja secara berkelanjutan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan

Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:19 WIB

Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja

Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:44 WIB

Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota

Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 19:04 WIB

Boros Air Saat Ramadan Bisa Picu Pemborosan Biaya Rumah Tangga

Boros Air Saat Ramadan Bisa Picu Pemborosan Biaya Rumah Tangga

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 12:51 WIB

Kemnaker dan Pelita Air Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Penerbangan

Kemnaker dan Pelita Air Jalin Kerja Sama Pengembangan SDM Industri Penerbangan

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:20 WIB

Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker

Kapan WFA Lebaran 2026 untuk Pekerja Swasta? Ini Jadwalnya Menurut Surat Edaran Kemnaker

Lifestyle | Rabu, 11 Maret 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

×