PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 15 Maret 2026 | 18:09 WIB
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
Presiden Prabowo Subianto. [Antara]
baca 10 detik
  • Public Virtue kritik wacana penertiban pengamat yang dilontarkan Presiden Prabowo.
  • PVRI nilai pernyataan Prabowo ancam demokrasi di tengah teror aktivis KontraS.
  • Negara dianggap gagal jamin kebebasan berpendapat akibat retorika penertiban kritik.

Suara.com - Lembaga kajian demokrasi, Public Virtue Research Institute (PVRI), mempertanyakan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai antikritik. Pernyataan tersebut disampaikan hanya dalam hitungan jam setelah insiden penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

PVRI memandang kebebasan berpendapat di Indonesia kini tengah menuju preseden yang semakin mengkhawatirkan.

Direktur Eksekutif PVRI, Muhammad Naziful Haq, menyoroti bahwa belum genap 24 jam setelah tragedi yang menimpa Andrie, Presiden justru melontarkan wacana untuk menertibkan para pengkritik dan pengamat yang dianggap tidak patriotik.

Menurut Nazif, langkah mengotak-kotakkan pengamat berdasarkan loyalitas sangat membahayakan demokrasi karena seolah menjadi isyarat untuk mengeliminasi suara kritis.

“Istilah penertiban dalam sejarah politik Indonesia kenyataannya lebih sering berwujud tindakan represif daripada ketertiban yang sesungguhnya,” ujar Nazif dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).

Nazif menyayangkan ketidakmampuan penyelenggara negara dalam membedakan antara patriotisme dan kritik kebijakan.

Ia menilai kritik kebijakan seharusnya didasarkan pada data dan sains, bukan sekadar kecintaan submisif kepada negara.

“Negara mengurus hajat hidup orang banyak, sehingga harus dikelola secara kritis. Suara kritis semestinya dilindungi, bukan dimentahkan, apalagi diteror,” tegasnya.

Peneliti PVRI, Zikra Wahyudi, menambahkan bahwa pernyataan Presiden tersebut berpotensi memberi ruang bagi kekerasan terhadap kebebasan berpendapat untuk semakin leluasa.

baca juga

Selama ini, praktik premanisme politik yang membungkam aktivis sering kali tidak terungkap aktor intelektualnya, menciptakan zona abu-abu yang terstruktur.

“Apakah Andrie dapat dikategorikan sebagai pengamat yang tidak patriotik? Saat ini, kepercayaan publik terhadap pemerintah dan kepolisian telah merosot tajam. Jika pelaku penyerangan Andrie tidak segera ditemukan, maka komitmen negara terhadap demokrasi dan HAM patut dipertanyakan,” ungkap Zikra.

Ia menilai pernyataan Presiden merupakan ancaman serius bagi masyarakat sipil.

“Prabowo menganggap kritik sebagai sebuah kekacauan yang harus ditertibkan. Padahal, yang seharusnya dievaluasi adalah orientasi kebijakan dan tindakan pemerintah itu sendiri,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menuding sejumlah pengamat tidak memiliki sikap patriotik dan mengeklaim mereka mencari keuntungan finansial dari mengkritik pemerintah.

Dalam rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jumat (13/3/2026), Prabowo menyatakan ada pengamat yang tidak menginginkan keberhasilan pemerintah karena memiliki motif tertentu.

“Menurut saya, sikap mereka itu sempit dan tidak patriotik,” ujar Prabowo dalam forum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 16:29 WIB

Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan

Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 15:13 WIB

Ketika Air Keras Menjadi Pesan: Ancaman Nyata bagi Suara Kritis Demokrasi

Ketika Air Keras Menjadi Pesan: Ancaman Nyata bagi Suara Kritis Demokrasi

Your Say | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×