Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Minggu, 15 Maret 2026 | 21:47 WIB
Program Pemagangan Nasional Kemnaker Perkuat Keterampilan dan Pengalaman Kerja Peserta
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jumat (13/3/2026). (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi melakukan kunjungan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini menegaskan bahwa program pemagangan menjadi salah satu upaya strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil, berpengalaman, dan siap memasuki dunia kerja.

Cris mengatakan, pemagangan memberi kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan keterampilan sekaligus pengalaman kerja nyata yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri.

“Program pemagangan nasional menjadi salah satu cara efektif untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap kerja. Dunia usaha dan industri juga menyambut program ini dengan sangat antusias,” kata Cris.

Karena saat ini pengalaman kerja masih menjadi salah satu tantangan utama bagi lulusan baru diploma maupun sarjana ketika memasuki pasar kerja. Banyak informasi lowongan pekerjaan mensyaratkan pelamar telah memiliki pengalaman kerja, sementara sebagian besar lulusan baru belum memiliki bekal tersebut.

“Karena itu, Program Pemagangan Nasional selama enam bulan ini penting, karena memberi mereka pengalaman nyata yang nantinya bisa dicantumkan dalam CV dan menjadi bekal untuk masuk ke dunia kerja,” ujarnya.

Program Pemagangan Nasional yang saat ini berjalan diperkirakan selesai pada April hingga Juni 2026. Setelah itu, Kemnaker akan kembali membuka program MagangHub dengan skala yang lebih luas agar semakin banyak masyarakat memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja.

“Kami akan membuka kembali program pemagangan nasional dengan skala yang lebih luas agar semakin banyak masyarakat memperoleh pengalaman kerja dan keterampilan,” tuturnya.

Tak hanya itu, Kemnaker juga akan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi serta balai pelatihan vokasi dan produktivitas agar pelaksanaan program pemagangan ke depan makin efektif.

Dalam kunjungan tersebut, Cris disambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, bersama Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Fajar Nur Cahyono.

baca juga

Fajar menilai program pemagangan bersama Kemnaker sangat membantu proses pembinaan di lapas. Program ini juga memberi peluang bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan yang berguna saat kembali ke masyarakat.

“Program ini sangat membantu kegiatan pembinaan di pemasyarakatan sekaligus membuka peluang bagi warga binaan untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujar Fajar. 

Salah satu peserta Magang Hub Anggi dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung. (Dok: Kemnaker)
Salah satu peserta Magang Hub Anggi dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung. (Dok: Kemnaker)

Dalam kesempatan itu, Cris juga berbincang langsung dengan peserta Magang Hub. Salah satunya Anggi dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung. Lulusan Universitas Padjadjaran itu mengikuti pemagangan di sektor peternakan.

Anggi mengaku senang bisa mengikuti program tersebut. Ia mengatakan, pemagangan di lapas memberinya pandangan baru tentang kehidupan di lembaga pemasyarakatan.

“Awalnya saya kira di dalam lapas para warga binaan hanya dikurung saja. Ternyata banyak kegiatan pembinaan, antara lain peternakan, pertanian, pramuka, dan konveksi,” ujarnya.

Anggi juga sempat menunjukkan jersei hasil karyanya dari pelatihan konveksi. Menariknya, produk tersebut dipasarkan secara online melalui marketplace. Hal ini menunjukkan bahwa program pemagangan tidak hanya memberi pengalaman belajar, tetapi juga membuka peluang usaha. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3

Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 21:28 WIB

Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan

Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:19 WIB

Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia

Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia

Your Say | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:00 WIB

Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja

Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja

Bisnis | Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:44 WIB

Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota

Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 19:04 WIB

Ditanya "Sekarang Kerja di Mana" saat Jobless? Begini Cara Ngeles secara Elegan

Ditanya "Sekarang Kerja di Mana" saat Jobless? Begini Cara Ngeles secara Elegan

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:51 WIB

Terkini

Banyak Dibahas Pakar Kesehatan, Kurangi Bahaya Merokok Lewat Pendekatan Ini!

Banyak Dibahas Pakar Kesehatan, Kurangi Bahaya Merokok Lewat Pendekatan Ini!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×