Penumpang TransJakarta dan KRL Meningkat Setelah Ganjil Genap Diperluas

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 19 Agustus 2019 | 12:20 WIB
Penumpang TransJakarta dan KRL Meningkat Setelah Ganjil Genap Diperluas
Bus TransJakarta menunggu penumpang di Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Kamis (6/6). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Penumpang Bus TransJakarta dan Kereta Rel Listrik (KRL) meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyebut peningkatannya cukup signifikan.

Kabag Humas BPTJ, Budi Rahardjo, mengklaim peningkatan penumpang dua moda transportasi itu terjadi sejak masa uji coba perluasan ganjil genap sejak 8 Agustus lalu. Saat ini, ganjil genap berlaku di 26 ruas jalan di Jakarta.

Budi menuturkan, perluasan ganjil genap, banyak pengguna kendaraan pribadi beralih menjadi pengguna KRL atau TransJakarta. Pada bulan Agustus, BPTJ mencatat jumlah pelanggan bus TransJakarta mencapai 22.266.814 penumpang.

Ia memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah. Pasalnya, masa uji coba akan berlaku sampai 9 September mendatang sebelum dilakukan evaluasi dan diterapkan secara permanen.

"Ada 22.266.814 jumlah pelanggan bus Transjakarta per bulan tertinggi dan akan terus meningkat," ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin (19/8/2019).

Berdasarkan data BPTJ, Budi menyebut penumpang KRL mencapai satu juta orang setiap harinya, khususnya pada hari kerja. Ia menganggap jumlah tersebut adalah capaian tertinggi penumpang KRL.

Rangkaian KRL Commuterline melintas di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (14/12).
Rangkaian KRL Commuterline melintas di kawasan Manggarai, Jakarta, Kamis (14/12).

"Sebanyak 1.001.438 pengguna KRL pada hari kerja dengan rekor jumlah terbanyak 1.154.080 penumpang dengan kekuatan armada KRL hingga 1.450 unit," jelas Budi.

Saat ini terdapat 64 rute MRT, 18 rute LRT, 156 rute KRL dengan program Jaklingko dan untuk Transjakarta ada 3.279 armada bus.

Penerapan sistem ganjil genap ini berdasarkan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 66 tahun 2019 yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Ganjil genap merupakan salah satu perintah Anies untuk menyelesaikan masalah polusi udara di Jakarta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upacara di Pulau Reklamasi, PNS Pemprov DKI Naik TransJakarta

Upacara di Pulau Reklamasi, PNS Pemprov DKI Naik TransJakarta

News | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 06:25 WIB

Peneliti Transportasi: Perluasan Ganjil Genap Mesti Berikan Alternatif

Peneliti Transportasi: Perluasan Ganjil Genap Mesti Berikan Alternatif

Otomotif | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 20:00 WIB

Perluasan Ganjil Genap, Gofar Hilman: Nggak Masalah, Gue Punya Kapal Selam

Perluasan Ganjil Genap, Gofar Hilman: Nggak Masalah, Gue Punya Kapal Selam

Otomotif | Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:13 WIB

Dishub DKI Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap, Warganet Masih Keberatan

Dishub DKI Sosialisasi Perluasan Ganjil Genap, Warganet Masih Keberatan

Otomotif | Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:10 WIB

Anies Kaji Dampak Ganjil Genap Untuk Akses ke Rumah Sakit

Anies Kaji Dampak Ganjil Genap Untuk Akses ke Rumah Sakit

News | Selasa, 13 Agustus 2019 | 11:46 WIB

Dishub DKI Bagi Brosur Peluasan Ganjil Genap

Dishub DKI Bagi Brosur Peluasan Ganjil Genap

News | Senin, 12 Agustus 2019 | 09:17 WIB

Terkini

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:29 WIB