Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Politikus PKS: Enggak Bisa Cuma Minta Izin

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 19 Agustus 2019 | 22:24 WIB
Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Politikus PKS: Enggak Bisa Cuma Minta Izin
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan perlu kehati-hatian dalam wacana memindahkan ibu kota ke Pulau Kalimantan. Menurutnya, keinginan pindah ibu kota tak cukup hanya dengan penyampaian izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Sidang Tahunan MPR.

Mardani berujar perlu ada kajian mendalam serta revisi Undang-Undang Nomor 29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

"Catatan untuk perpindahan ibu kota baik secara ekonomis, yuridis, dan ekologis, intinya harus hati-hati. Enggak bisa cuma minta izin tetapi harus dijalankan prosesnya. Pasti ada revisi undang-undang ya, di kita Undang-Undang Nomor 29 2007 tentang pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta harus diubah nih ya," terang Mardani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Ia juga menyoroti soal besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh pemerintah jika ibu kota benar-benar dipindahkan dari Jakarta ke Kalimantan. Terkait Jokowi yang meminta izin untuk memindahkan ibu kota tanpa proposal yang jelas, diakui Mardani, hal tersebut membuat sulit fraksi partai di DPR untuk memberi penilaian.

"Jadi fraksi sulit menilai karena proposalnya tuh masih pada tataran wacana, belum dijalankan prosedurnya kayak di APBN 2020 RAPBN, tidak kelihatan bahwa kita mau mengalokasikan proses bergulirnya pemindahan. Padahal, Pak Jokowi saat ngomong yang siang minta izin, kalau dia sudah itu kan acara resmi mestinya kelihatan di postur APBN," tandasnya.

Sebelumnya, Jokowi meminta izin dan dukungan terkait wacana untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan. Menurutnya, sebuah ibu kota menjadi representasi kemajuan sebuah bangsa.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-47 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dalam sidang bersama DPD RI dan DPR RI di Kompleks Parlemen, Jumat (16/8/2019).

"Dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwasanya sebuah ibu kota tidak bisa hanya dianggap sebagai sebuah simbol dari suatu bangsa. Akan tetapi juga menjadi representasi kemajuan bangsa. Kemudian, Jokowi juga mengungkapkan pemindahan ibu kota ke Kalimantan itu juga dilakukan untuk mewujudkan keadilan ekonomi di Indonesia.

baca juga

"Ini demi terwujudnya pemerataan dan keadilan ekonomi. Ini demi visi Indonesia maju. Indonesia yang hidup selama-lamanya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Soal Pindah ke Jonggol, Zulhas: Brasil Saja 5 Kali Pindah Ibu Kota

Tak Soal Pindah ke Jonggol, Zulhas: Brasil Saja 5 Kali Pindah Ibu Kota

News | Senin, 19 Agustus 2019 | 15:08 WIB

Bima Arya Dukung Penuh Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

Bima Arya Dukung Penuh Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

Jabar | Minggu, 18 Agustus 2019 | 13:25 WIB

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Ketua MPR: Banyak Prioritas

Rencana Pemindahan Ibu Kota, Ketua MPR: Banyak Prioritas

News | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 18:49 WIB

Kepala Bappenas Pastikan Master Plan Pemindahan Ibu Kota Selesai 2020

Kepala Bappenas Pastikan Master Plan Pemindahan Ibu Kota Selesai 2020

News | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 19:45 WIB

Terkini

Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte

Saat Paket Internet Tak Lagi Cuma Jual Gigabyte

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 07:05 WIB

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:40 WIB

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:25 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

×