Begini Kata Pers Jerman soal Ibu Kota RI Pindah ke Kalimantan

Reza Gunadha

Selasa, 27 Agustus 2019 | 17:46 WIB
Begini Kata Pers Jerman soal Ibu Kota RI Pindah ke Kalimantan
Media Massa di Jerman. [DW Indonesia]

Suara.com - Presiden RI Jokowi yang mengumumkan bakal memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, turut menjadi perhatian sejumlah media massa di Jerman. Apa saja tanggapan pers Jerman?

Mengenai rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur, yang diumumkan Presiden Jokowi hari Senin (26/08), harian Frankfurter Allgemeine Zeitung (FAZ) dalam artikel berjudul Die Tücken einer neuen Hauptstadt, menulis:

Ibu kota yang baru belum punya nama. Di kawasan yang sekarang ditentukan sebagai lokasinya, terdapat juga kawasan hutan dengan nama Bukit Soeharto, memakai nama bekas diktator Indonesia. Pada tahun tujuhpuluhan dia konon pernah sampai ke bukit ini dan sangat kagum dengan keindahannya.

Anekdot ini tidak diceritakan sang Presiden ketika mengumumkan lokasi ibu kota yang baru hari Senin. Tetapi Jakarta juga punya sejarahnya sendiri.

Dengan nama Batavia, kota ini dulunya menjadi ibu kota para penguasa kolonial Belanda. Dengan pemindahan ibu kota, Indonesia sekarang menggarisbawahi kemerdekaannya. Pada saat yang sama, sang Presiden yang berkuasa sedang mengecor warisan politiknya sendiri ke dalam beton.

Sementara Harian Die Zeit dalam artikel Indonesische Regierung will Hauptstadt auf die Insel Borneo verlegen edisi daring menulis:

Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan: Ibu kota yang baru akan berdiri di tengah hutan Pulau kalimantan, dekat kota Balikpapan – lebih 1200 kilometer jauhnya dari Jakarta. Di Jakarta setiap hari ada kekacauan lalu lintas, udaranya tercemar, dan beberapa kali digoyang gempa.

Namun alasan yang paling mendesak tampaknya adalah: Jakarta tenggelam. Saat ini 40 persen lahannya berada di bawah permukaan laut.

Jakarta adalah kota yang paling cepat tenggelam di seluruh dunia. Presiden Widodo menerangkan alasan memilih tempat yang baru dengan "lokasi strategis"—ibu kota yang baru akan terletak "di jantung Indonesia.

baca juga

Ibu kota yang baru juga tidak rentan bencana. Resiko banjir, gempa bumbu, tsunami dan ledakan gunung berapi minimal.

Sedangkan Harian Die Welt menyoroti sejarah Jakarta dan menulis:

Bagi ibu kota Jakarta yang didirikan 1527 (yang asal katanya berarti kemenangan besar) berakhirlah sejarah selama lebih setengah abad.

Penguasa kolonial Belanda sempat mengubah namanya menjadi Batavia. Sejak 1942, nama yang lama digunakan kembali.

Pemindahan ibu kota diperkirakan akan menelan dana sampai 30 miliar Euro. Jakarta menurut rencana tetap akan menjadi pusat keuangan. Pemerintah sekarang berharap akan meraup dana dari penjualan gedung-gedung pemerintahan.

Harian die tageszeitung (taz) dalam laporan yang berjudul "Pindah ke Borneo" menulis:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mutakhir, Calon Mobil Kepresidenan NKRI Dirakit Langsung di Jerman

Mutakhir, Calon Mobil Kepresidenan NKRI Dirakit Langsung di Jerman

Otomotif | Selasa, 27 Agustus 2019 | 17:00 WIB

Tanah di Ibu Kota Baru RI Bukan Milik Prabowo Tapi Adiknya, Hashim

Tanah di Ibu Kota Baru RI Bukan Milik Prabowo Tapi Adiknya, Hashim

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 16:08 WIB

Gerindra Tak Sudi Ibu Kota Baru Dibiayai Swasta

Gerindra Tak Sudi Ibu Kota Baru Dibiayai Swasta

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 14:55 WIB

Ada Lahan Prabowo di Ibu Kota Baru, Gerindra: Apa pun Beliau Siap Berikan

Ada Lahan Prabowo di Ibu Kota Baru, Gerindra: Apa pun Beliau Siap Berikan

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:36 WIB

Ibu Kota RI Pindah, Ini Deretan Usul Nama Barunya

Ibu Kota RI Pindah, Ini Deretan Usul Nama Barunya

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 13:19 WIB

Status DKI Dicabut dari Jakarta Setelah Ibu Kota Resmi Pindah ke Kaltim

Status DKI Dicabut dari Jakarta Setelah Ibu Kota Resmi Pindah ke Kaltim

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 11:01 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×