Polisi Selidiki Pembakaran Kantor Telkom di Jayapura

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 29 Agustus 2019 | 22:38 WIB
Polisi Selidiki Pembakaran Kantor Telkom di Jayapura
ILUSTRASI - Rakyat Papua di Deiyai saat duduki kantor bupati, 26 Agustus 2019. [Yuli Mote for SP]

Suara.com - Polri menduga jaringan telpon dan listrik yang mati dan melumpuhkan Kota Jayapura, Papua pada Kamis (29/8/2019) karena dirusak oleh oknum perusuh saat terjadi unjuk rasa terkait isu rasialisme. Kominfo mengonfirmasi kabel telkom sudah dibakar massa aksi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan penyebab matinya listrik dan jaringan telpon masih dalam proses penyelidikan.

"Ya ada beberapa wilayah di area Jayapura yang memang mengalami mati listrik, itu masih kita dalami juga, termasuk telkomsel, telkomsel ini kan diduga ada unsur pengrusakan juga sehingga jalur komunikasi khusus untuk telkomsel mengalami kesulitan di wilayah Jayapura dan sekitarnya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Matinya jaringan komunikasi tersebut diakui Dedi, sempat menyulitkan koordinasi penyampaian informasi antara Mabes Polri dan petugas TNI-Polri yang berada di Papua. Hal itu membuat dirinya belum bisa menyampaikan kondisi terkini di Papua secara lengkap.

"Pak Kadiv (Irjen. Pol. Muhammad Iqbal) coba berkomunikasi dengan teman-teman, tapi lagi kesulitan. Semua lagi ada kendala terkait masalah telekomunikasi," jelasnya.

Selain itu data mengenai korban jiwa ataupun luka belum juga bisa diterima Mabes Polri hingga saat ini.

"Belum termonitor. Aparat masih bekerja semaksimal mungkin untuk mengendalikan situasi keamanan di sana. Sampai dengan saat ini belum ada laporan," ucap Dedi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Aplikasi Informasi Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan pihaknya tidak memutus jaringan telfon dan pesan singkat, dia mengungkapkan bahwa ada kabel koneksi antar Base Transceiver Station (BTS) yang dibakar massa.

"Tidak ada pemutusan telekomunikasi. Dari laporan operator, kabel koneksi antar BTS dibakar massa. Ini yang mengakibatkan jaring selular mati," ujar Semuel saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (29/8/2019).

baca juga

Selain itu ia menyebut ada 313 BTS yang tidak berfungsi dengan baik di Papua.

"Ada 313 BTS yang tidak berfungsi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Papua Masih Rusuh, Jokowi Batal Bertemu Sejumlah Tokoh Minggu Ini

Papua Masih Rusuh, Jokowi Batal Bertemu Sejumlah Tokoh Minggu Ini

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 22:26 WIB

Polisi Sebut Ada Akun Medsos Luar Negeri yang Sebar Hoaks Soal Papua

Polisi Sebut Ada Akun Medsos Luar Negeri yang Sebar Hoaks Soal Papua

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 21:54 WIB

Jokowi soal Papua: Tindak Perusuh dan Rasialis

Jokowi soal Papua: Tindak Perusuh dan Rasialis

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 21:25 WIB

Jokowi Minta Masyarakat Papua Tenang dan Tidak Anarkis

Jokowi Minta Masyarakat Papua Tenang dan Tidak Anarkis

News | Kamis, 29 Agustus 2019 | 21:18 WIB

Bukti-bukti Tri Susanti Sebar Foto Hoaks Bendera Merah Putih di Comberan

Bukti-bukti Tri Susanti Sebar Foto Hoaks Bendera Merah Putih di Comberan

Video | Kamis, 29 Agustus 2019 | 20:55 WIB

Terkini

Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Jakarta | Kamis, 24 September 2026 | 14:20 WIB

Bahasa Sendiri Terasa Kuno? Fenomena Gengsi yang Diam-Diam Kita Rawat

Bahasa Sendiri Terasa Kuno? Fenomena Gengsi yang Diam-Diam Kita Rawat

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:20 WIB

Catat Tanggalnya! Taylor Swift Rilis Lagu Baru 'Patient Zero' Pekan Ini

Catat Tanggalnya! Taylor Swift Rilis Lagu Baru 'Patient Zero' Pekan Ini

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:20 WIB

Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!

Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!

Surakarta | Kamis, 24 September 2026 | 14:18 WIB

Tanggapi Usul Golkar Soal Pemisahan Pemilu, Dasco Sebut RUU Masih Sangat Dinamis

Tanggapi Usul Golkar Soal Pemisahan Pemilu, Dasco Sebut RUU Masih Sangat Dinamis

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:17 WIB

Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

Prabowo Terima Angkatan Laut Italia yang Antar Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Istana

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:17 WIB

BRI Infinite Prioritas x GarudaMiles, Ada Ekstra 27.000 Miles untuk 100 Nasabah

BRI Infinite Prioritas x GarudaMiles, Ada Ekstra 27.000 Miles untuk 100 Nasabah

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 14:15 WIB

Perbedaan Pembuluh Darah Arteri, Vena, dan Kapiler pada Manusia, Ini Penjelasannya

Perbedaan Pembuluh Darah Arteri, Vena, dan Kapiler pada Manusia, Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 14:15 WIB

Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer

Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 14:12 WIB

Tangis Ed Sheeran Pecah di Philadelphia Usai Badai Drama Loop Tour

Tangis Ed Sheeran Pecah di Philadelphia Usai Badai Drama Loop Tour

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:10 WIB

×