Papua Kerusuhan, Gerindra Singgung Jokowi Blusukan Naik Motor dengan Iriana

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 14:20 WIB
Papua Kerusuhan, Gerindra Singgung Jokowi Blusukan Naik Motor dengan Iriana
Presiden Jokowi menjajal jalan Trans Papua di Papua. [Foto Biro Pers Setpres]

Suara.com - Ricuh berkepanjangan terus terjadi di Papua sebagai imbas dari kejadian rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu. Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk segera berkantor di Papua demi menyelesaikan masalah.

Bukan hanya Jokowi yang diusulkan Andre, akan tetapi juga jajaran kabinet Indonesia Kerja. Usulan Andre itu tidak terlepas dari peroleh suara Jokowi di Pilpres 2019 yang disebutnya hingga 90 persen.

"Saya usulkan pak @jokowi dan jajaran kabinetnya segera berkantor di Papua. Sebagai pemenang lebih 90 persen Pilpres 2019 di Papua tentu bisa menyejukkan susana di Papua," kata Andre melalui akun Twitternya @andre_rosiade pada Jumat (30/8/2019).

Anggota DPR RI terpilih dari Dapil Sumatera Barat tersebut juga membayangkan Jokowi mau melakukan blusukan di Papua untuk berdialog. Konsep blusukan yang dibayangkan itu dilakukan Jokowi dengan menggunakan sepeda motor sambil berboncengan bersama sang istri, Iriana Jokowi.

"Apalagi kalau bapak blusukan naik motor bersama ibu Iriana. Selain itu sekalian latihan kan katanya mau pindah ibu kota," tandasnya.

Kericuhan yang terjadi di Papua turut berimbas pada gangguan telekomunimasi. Bahkan, 313 Base Transceiver Station (BTS) milik Telkomsel tidak beroperasi maksimal.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengonfirmasi hal tersebut, Jumat (30/8/2019).

Menurut lelaki yang karib disapa Semmy itu, lumpuhnya ratusan BTS Telkomsel mengakibatkan putusnya layanan SMS dan telepon di Papua untuk sementara waktu. Selain itu, kata Semmy, pihak Telkomsel juga bergegas untuk memperbaiki gangguan tersebut.

"Mereka (Telkomsel) laporan ke saya bahwa ada 313 BTS yang tidak berfungsi dan sampai saat ini sedang diperbaiki," terangnya.

baca juga

Sayangnya, ia mengaku baru menerima laporan gangguan dari Telkomsel saja. Sementara operator lainnya masih belum memberikan kabar terbaru mengenai akses telekomunikasi di ujung timur Nusantara itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaringan di Jayapura Lumpuh, Pandji Ingat Ucapan Jokowi soal Keputusan Gila

Jaringan di Jayapura Lumpuh, Pandji Ingat Ucapan Jokowi soal Keputusan Gila

News | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 14:07 WIB

Susul Tri Susanti, Polda Jatim Tetapkan Tersangka Baru Kasus Rasis Papua

Susul Tri Susanti, Polda Jatim Tetapkan Tersangka Baru Kasus Rasis Papua

Jatim | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 13:34 WIB

Buntut Kericuhan Papua, 313 BTS Telkomsel Alami Gangguan

Buntut Kericuhan Papua, 313 BTS Telkomsel Alami Gangguan

Tekno | Jum'at, 30 Agustus 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×