BKSDA Aceh Selamatkan Beruang Madu yang Terjerat Perangkap Babi

Chandra Iswinarno

Rabu, 04 September 2019 | 04:30 WIB
BKSDA Aceh Selamatkan Beruang Madu yang Terjerat Perangkap Babi
Beruang Madu terkena jerat di area perkebunan masyarakat di Desa Negeri Antara Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Senin (2/9/2019]. [BKSDA Aceh]

Suara.com - Seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terkena jerat babi di area perkebunan masyarakat Dusun Dataran Diana, Desa Negeri Antara Km 41, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah berhasil diselamatkan dari perangkap tersebut.

Penyelamatan tersebut dilakukan tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bersama Pusat Kajian Satwa Liar (PKSL) Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah pada Senin (2/9/2019).

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Lhokseumawe Kamarudzaman mengemukakan, kali pertama pihaknya mendapat laporan dari Babinkamtibmas Desa Negeri Antara.

"Upaya penyelamatan ini diawali laporan Babinkamtibmas Desa Negeri Antara dan Camat Pintu Rime Gayo terkait adanya seekor Beruang Madu yang terkena jerat, Senin, 2 September 2019," katanya melalui siaran pers yang dilansir Portalsatu.com-jaringan Suara.com pada Selasa (3/9/2019).

Dia menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut tim BKSDA Aceh yang dipimpin Andi Aswinsyah dengan tim medis dari PKSL Fakultas Kedokteran Hewan Unsyiah turun ke lokasi dan mengevakuasi satwa itu.

"Kondisi Beruang Madu yang diselamatkan berusia sekitar lima tahun, berjenis kelamin betina dengan estimasi berat badan sekitar 45 Kilogram," katanya.

Menurutnya dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak dijumpai adanya luka pada Beruang Madu tersebut.

"Kondisi Beruang Madu itu layak untuk dilepasliarkan kembali, sehingga diputuskan untuk dilakukan pelepasliaran di sekitar area CRU DAS Peusangan," ujarnya.

Untuk diketahui, Beruang Madu merupakan salah satu jenis satwa liar yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Daerah pesebaran satwa tersebut berada di Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, India, Indonesia, Republik Demokratik Rakyat Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, Vietnam, dan kepunahan di Singapura.

baca juga

Sedangkan, untuk habitat Beruang Madu berada pada kawasan hutan primer dan hutan heterogen.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Beruang Madu Selamat Usai Terperangkap Jerat Babi

Detik-detik Beruang Madu Selamat Usai Terperangkap Jerat Babi

News | Kamis, 18 Juli 2019 | 09:03 WIB

Viral Video Beruang Kurus di Sinka Zoo, Ini Tanggapan BKSDA

Viral Video Beruang Kurus di Sinka Zoo, Ini Tanggapan BKSDA

News | Kamis, 04 Juli 2019 | 13:34 WIB

Sangking Imutnya, Dikira Anjing Ternyata....

Sangking Imutnya, Dikira Anjing Ternyata....

Tekno | Rabu, 19 Juni 2019 | 05:12 WIB

Dua Ekor Beruang Madu Terjerat Perangkap di Aceh

Dua Ekor Beruang Madu Terjerat Perangkap di Aceh

News | Rabu, 12 Juni 2019 | 15:45 WIB

Kasihan, Beruang Madu Ini Terkena Jerat Babi

Kasihan, Beruang Madu Ini Terkena Jerat Babi

Foto | Rabu, 12 Juni 2019 | 11:07 WIB

Terkini

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

Gemini hingga Pinpoint Dibedah, Suara.com dan Sumselupdate.com Cetak Jurnalis Melek AI di Palembang

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:50 WIB

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Lalat Tambah Banyak di Musim Hujan? Ini 5 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Krama Alus Bukan Bahasa Museum: Mengapa Orang Jawa Harus Membiasakannya?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:45 WIB

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

Sentil Advokat yang Asal Bela Klien, Harris Arthur: Hukum Ditegakkan, Bukan Dicari Pembenaran!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:43 WIB

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Kelelawar Masuk Rumah Pertanda Apa? Ini Kepercayaan yang Berkembang dan Menurut Islam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:38 WIB

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

11 Night Cream untuk Mencerahkan Wajah dan Menyamarkan Flek Hitam

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 17:32 WIB

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Merawat Ingatan tentang Tanah Melayu dalam Kenangan-Kenanganku di Malaya

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:30 WIB

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Menang Sembilan Gol, MilkLife Kickers Tutup Singa Cup 2026 di Posisi Runner-up

Surakarta | Sabtu, 07 November 2026 | 17:26 WIB

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Taktik Politik Kebisingan: Saat Skandal Sengaja Ditumpuk agar Publik Lupa

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:20 WIB

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 17:12 WIB

×