Sangking Imutnya, Dikira Anjing Ternyata....

Dythia Novianty, Amelia Prisilia

Rabu, 19 Juni 2019 | 05:12 WIB
Sangking Imutnya, Dikira Anjing Ternyata....
Ilustrasi beruang madu. [Shutterstock]

Suara.com - Baru-baru ini, seorang penyanyi asal Malaysia, Zarith Sofia Yasin terpaksa terjerat kasus hukum usai dirinya diketahui memelihara beruang madu di apartemennya. Uniknya, penyanyi 27 tahun ini tidak mengetahui jika hewan yang ia sangka anjing ini ternyata adalah seekor beruang madu.

Zarith Sofia Yasin yang terkenal dan sering tampil di beberapa reality show Malaysia ini mengaku, sama sekali tidak mengetahui jika hewan yang ia pelihara itu ternyata seekor beruang madu.

Pertemuan dirinya dan beruang madu tersebut terjadi malam hari di salah satu jalanan. Saat bertemu dengannya, si beruang madu ini dalam keadaan terluka. Dirinya lalu mengira jika beruang madu yang masih kecil ini adalah seekor anjing.

Tidak berlangsung lama, Zarith Sofia Yasin lalu sadar bahwa seekor anjing yang ia selamatkan ini ternyata adalah beruang madu.

Dilansir dari India Today, dirinya tetap memilih membawa pulang dan merawat beruang madu tersebut dan memberikan nama Bruno pada hewan kecil ini.

Lebih lanjut, dirinya mengaku khawatir jika harus membawa Bruno ke kebun binatang. Pasalnya, hewan-hewan di kebun binatang yang ia temui terlihat sangat kurus.

Dirinya lalu berjanji untuk mengembalikan beruang madu tersebut ke kebun binatang saat hewan ini sudah pulih.

Sayangnya, usaha Zarith Sofia Yasin menyelamatkan dan merawat beruang madu tersebut terbongkar usai sebuah video saat seekor beruang madu keluar melalui jendela apartemen viral di media sosial.

Bruno si beruang madu yang ditemukan Zarith Sofia Yasin ini merupakan spesies asli hutan tropis Asia Tenggara dan masuk dalam daftar merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam sebagai satwa rentan.

baca juga
Penyanyi Malaysia, Zarith Sofia Yasin memelihara beruang madu. [Instagram]
Penyanyi Malaysia, Zarith Sofia Yasin memelihara beruang madu. [Instagram]

Melalui unggahan Instagram pribadi miliknya, Zarith Sofia Yasin meminta maaf dan mengirimkan doa untuk beruang madu yang sudah menjadi temannya ini. Kasus pemeliharaan beruang madu yang dikira anjing ini pun masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Beruang Madu Kurus Kering di Kebun Binatang Singkawang

Viral Beruang Madu Kurus Kering di Kebun Binatang Singkawang

News | Selasa, 11 Juni 2019 | 13:17 WIB

Gemas, Lihat Aksi 3 Beruang Ini Memanjat dan Masuk ke Mobil

Gemas, Lihat Aksi 3 Beruang Ini Memanjat dan Masuk ke Mobil

Lifestyle | Jum'at, 24 Mei 2019 | 08:35 WIB

Ditemukan Makam Zaman Batu dengan Cakar Beruang, Diduga Bekas Ritual

Ditemukan Makam Zaman Batu dengan Cakar Beruang, Diduga Bekas Ritual

Tekno | Minggu, 05 Mei 2019 | 12:59 WIB

Beri Makan Beruang dari Dalam Mobil, Lelaki Ini Diserang

Beri Makan Beruang dari Dalam Mobil, Lelaki Ini Diserang

Lifestyle | Rabu, 23 Agustus 2017 | 19:40 WIB

Es di Kutub Utara Menyusut, Populasi Beruang Kutub Menurun

Es di Kutub Utara Menyusut, Populasi Beruang Kutub Menurun

Tekno | Jum'at, 20 November 2015 | 06:08 WIB

Pembantaian Beruang Madu Saat Idul Qurban Diselidiki

Pembantaian Beruang Madu Saat Idul Qurban Diselidiki

News | Jum'at, 25 September 2015 | 16:43 WIB

Terkini

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Uang Primer Agustus 2026 Tumbuh 16,3 Persen Jadi Rp2.281,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:27 WIB

Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah

Saat Anggaran BNPB Turun Tajam, Dana Bencana Rp7,3 Triliun Diminta Lebih Mudah Diakses Daerah

Jogja | Rabu, 09 September 2026 | 09:23 WIB

Perbedaan Krim Malam vs Sleeping Mask vs Pelembap Biasa, Kenali Fungsi dan Manfaatnya

Perbedaan Krim Malam vs Sleeping Mask vs Pelembap Biasa, Kenali Fungsi dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 09:23 WIB

Sempat Dibuka 6.700, IHSG Memerah ke Level 6.600 Pagi Ini

Sempat Dibuka 6.700, IHSG Memerah ke Level 6.600 Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:21 WIB

Mitsubishi Chemical Bidik Bisnis Hijau, Garap Material Canggih untuk Industri Teknologi Tinggi

Mitsubishi Chemical Bidik Bisnis Hijau, Garap Material Canggih untuk Industri Teknologi Tinggi

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:20 WIB

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

Kasus ISPA Tembus 4.500! Pemprov Banten Perpanjang PJJ Akibat Paparan Abu Vulkanik

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:07 WIB

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

Menteri PANRB: Arsitektur Pemerintah Digital dan Keadilan Digital Harus Dibangun Bersama

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

7 Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau: Apa Saja yang Bisa Terjadi?

7 Dampak Letusan Gunung Anak Krakatau: Apa Saja yang Bisa Terjadi?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 09:05 WIB

AS Resmi Jatuhkan 36 Sanksi Baru untuk Lumpuhkan Iran, Pesawat Sipil Dilarang Melintas

AS Resmi Jatuhkan 36 Sanksi Baru untuk Lumpuhkan Iran, Pesawat Sipil Dilarang Melintas

News | Rabu, 09 September 2026 | 09:03 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Peradangan Paru hingga Sesak Napas

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 09:02 WIB

×