Usulan Lawas Ahok Soal Bubarkan KPAI Diungkit, Warganet Beri Pujian

Selasa, 10 September 2019 | 18:07 WIB
Usulan Lawas Ahok Soal Bubarkan KPAI Diungkit, Warganet Beri Pujian
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi perbincangan terkait usulan lawas pembubaran Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang sempat dilontarkan.

Seorang warganet membagikan tangkapan layar pemberitaan berjudul 'Ahok: Bubarkan KPAI Cs, Supaya Nggak Banyak Keluar Uang Negara'.

Akun @Luv_NKRI lantas menuliskan narasi singkat 'Pak Ahok memang seorang visioner' dalam unggahannya itu.

Usulan pembubaran KPAI disampaikan pria yang kini disapa BTP tersebut di Balai kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (20/11/2013).

Kala itu Ahok yang menjabat jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, menilai terdapat banyak komisi tidak jelas ada di Indonesia. Untuk itu, lebih baik dibubarkan daripada menghabiskan uang negara.

"Di Indonesia, pasca reformasi, harusnya banyak komisi-komisi dibubarin saja supaya nggak keluar uang negara. Itu pernyataan saya," kata Ahok.

Pun saat ditanya awak media, contoh komisi yang layak dibubarkan, Ahok menyebut KPAI.

"KPAI misalnya, menurut saya enggak jelas. Cuma enggak bisa dibubarkan karena UU, musti rapat DPR," imbuhnya.

Sontak pernyataan Ahok tersebut menuai perhatian warganet bersamaan dengan polemik yang tengah menyeret KPAI.

Baca Juga: Konflik KPAI dan PB Djarum, Daniel Mananta Angkat Suara

Diketahui, banyak orang melayangkan protes kepada KPAI setelah PB Djarum mengumumkan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis berakhir pada 2019.

Bermula pada Februari lalu, saat sekelompok penggiat pemerhati anak menuding salah satu perusahaan rokok Tanah Air melakukan eksploitasi ribuan anak-anak Indonesia, lewat brand image di kaus peserta proses audisi beasiswa bulu tangkis.

Lalu pada Agustus, KPAI dan sejumlah kementerian serta LSM terkait menyelenggarakan rapat koordinasi mengenai dugaan ekploitasi terselubung pada anak.

Salah satu hasil pertemuan itu menyebutkan, "Sepakat mendesak Djarum Foundation untuk sesegara mungkin menghentikan penggunaan anak sebagai media promosi brand image Djarum."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI