Siswa Pengancam Guru Pakai Arit Sempat Ingin Obrak-abrik Sekolahnya

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 11 September 2019 | 18:25 WIB
Siswa Pengancam Guru Pakai Arit Sempat Ingin Obrak-abrik Sekolahnya
[Facebook]

Suara.com - Video seorang pelajar yang hendak mengamuk di sekolah dengan membawa sabit beredar di media sosial. Setelah ditelusuri ternyata siswa tersebut adalah GR (14), pelajar kelas 8 di SMP Negeri 5 Ngawen.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat (6/9/2019) sekitar pukul 09.30 WIB atau ketika jam istirahat pertama sekolah berlangsung.

Berdasarkan penuturan GR, peristiwa tersebut bermula pada hari Kamis (5/9/2019), di mana handphone yang dibawanya disita oleh guru agama, Nazid.

Ketika pelajaran sedang berlangsung GR, kedapatan bermain game online lewat telepon selulernya. Guru agama tersebut lantas menyita handphone milik GR.

Hal ini membuat GR naik pitam dan sempat melakukan protes terhadap guru tersebut. Namun karena sadar berbuat salah, maka handphone tersebut lantas diberikan kepada gurunya.  Lalu GR tetap melanjutkan pelajaran di sekolah hingga selesai jam belajar. 

"Sore harinya, dari rumah saya WA pak guru," kata GR pada awak media saat ditemui di sekolah Rabu (11/9/2019).

Lewat percakapan di aplikasi pesan instan WhatsApp itu, siswa ini meminta kepada sang guru untuk memulangkan lagi ponsel yang sudah disita. 

Lantaran kadung emosi, GR mengaku menuliskan nada ancaman akan mengobrak-abrik sekolah tersebut jika handphone-nya tidak segera dikembalikan.

Jumat pagi, dirinya seperti biasa masuk ke sekolah dan kembali menemui gurunya menanyakan kapan handphonenya boleh diambil. Namun karena tidak ada jawaban yang pasti, GR bertambah emosi. Pada saat jam istirahat berlangsung, GR lantas pulang ke rumah mengambil arit.

baca juga

GR kembali ke sekolah dengan menenteng sabit dan menantang sang guru. Apa yang dilakukan oleh GR ternyata membuat seluruh penghuni sekolah merasa ketakutan. Para guru serta guru yang menyita handphone tersebut lantas menyerahkan handphone tersebut karena menghindari terjadinya aksi yang tidak diinginkan. Handphone tersebut diberikan dengan cara dilempar.

Wali kelas 8, Estuwarso mengakui jika peristiwa apa yang menimpa Dr tersebut sebenarnya banyak terjadi pada siswa yang lain. Ketika akan mengambil handphone yang disita sekolah selalu mencatatkan agar siswa yang handphonenya disita tersebut didampingi oleh wali murid.

"Peristiwa yang dilakukan oleh GR tersebut akibat terbawa emosi dan GR tidak prosedur pengambilan handphone yang disita oleh pihak sekolah. Dan aturan sekolah sudah jelas, siswa tidak boleh bermain HP ketika jam pelajaran berlangsung," katanya. 

Kendati demikian, peristiwa tersebut berakhir dengan cara kekeluargaan.

Wali murid dari GR bersedia minta maaf dan dan akan melakukan pembinaan anaknya. Kedua belah pihak juga tidak akan melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian serta tidak ada dendam lagi di kemudian hari.

"Kita sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan,"ujar Kepala Sekolah Sriyana.

Sriyana menandaskan, sampai saat ini GR masih berstatus sebagai siswanya. Pihak sekolah juga tidak akan mengeluarkan GR dan selalu memberi kesempatan untuk melanjutkan sekolah. Sekolah akan terus membimbing GR sampai lulus nanti.

GR sendiri mengaku memang gemar bermain Handphone. Namun tidak setiap hari dirinya membawa Handphonenya ke sekolah. Dan kebetulan hari Kamis (5/9/2019) lalu, dirinya sedang membawa handphone di sekolah dan lantas disita oleh gurunya.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ponsel Disita Guru, Siswa Ini Ngamuk Bawa Sajam

Ponsel Disita Guru, Siswa Ini Ngamuk Bawa Sajam

Tekno | Rabu, 11 September 2019 | 17:28 WIB

Viral Video Siswa SMP Acungkan Sabit karena HP Disita Guru

Viral Video Siswa SMP Acungkan Sabit karena HP Disita Guru

Jogja | Rabu, 11 September 2019 | 17:24 WIB

Aksi Heroik Siswa SMP, Rizky Nekat Panjat Tiang Perbaiki Pengait Bendera

Aksi Heroik Siswa SMP, Rizky Nekat Panjat Tiang Perbaiki Pengait Bendera

News | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Viktor Aniaya Guru Agama Pakai Asbak hingga Tengkorak Retak

Viktor Aniaya Guru Agama Pakai Asbak hingga Tengkorak Retak

News | Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:08 WIB

Siswa SMP Kakinya Remuk Akibat Nekat Nebeng Pantat Truk

Siswa SMP Kakinya Remuk Akibat Nekat Nebeng Pantat Truk

Jabar | Kamis, 08 Agustus 2019 | 17:26 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×