Jokowi: Habibie Peletak Fondasi Demokrasi Indonesia

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 12 September 2019 | 15:17 WIB
Jokowi: Habibie Peletak Fondasi Demokrasi Indonesia
Pelajar SD Al Falah Surabaya melaksanakan Shalat Gaib untuk almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/9). [ANTARA FOTO/Moch Asim]

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Indonesia tidak akan melupakan jasa-jasa almarhum Presiden ke tiga RI Baharuddin Jusuf Habibie. Habibie merupakan peletak fondasi demokrasi di Indonesia.

Jokowi mengatakan hal tersebut ketika memberikan kata sambutan dalam upacara pemakaman Habibie. Menurut Jokowi, sewaktu muda Habibie adalah sosok yang visioner dan memberikan banyak inspirasi. Namun pada saat senja Habibie juga terus mengingatkan masyarakat Indonesia untuk menjadi manusia yang terbaik bagi Indonesia.

"Kita tidak akan pernah lupa dengan jasa almarhum saat menjadi Presiden Indonesia, yang saat itu almarhum dengan cepat dan kuat meletakkan fondasi demokrasi Indonesia yang kita semua turut nikmati saat ini," ujar Jokowi di Taman Makan Pahlawan Kalibata Jakarta, Kamis (12/9/2019).

"Almarhum mengingatkan kita untuk menjadi manusia-manusia berhati Indonesia. Beliau terus mengingatkan pentingnya sumber daya manusia untuk diisi dan dikuatkan dengan agama, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan," kata Jokowi.

Oleh sebab itu Jokowi mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk berterimakasih dan memberikan penghormatan yang tinggi atas darma bakti Habibie semasa hidupnya kepada bangsa dan negara.

Jokowi juga mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk mendoakan almarhum Habibie supaya arwahnya diterima dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan, serta Husnul Khatimah sesuai dengan amal perjuangan dan pengabdian Habibie kepada bangsa dan negara.

"Kepada keluarga almarhum semoga diberikan Allah senantiasa memberikan ketabahan dan kesabaran sehingga menerima kepergian almarhum dengan ikhlas dan tawakal," kata Jokowi.

Jokowi kemudian menutup kata sambutannya dengan mengutip pesan Habibie, "jangan terlalu banyak diskusi, jangan cengeng, tetapi terus terjunkan diri ke proses nilai tambah secara konsisten, sehingga Indonesia menjadi terkemuka tidak hanya di Asia Tenggara, namun juga di dunia," kutip Jokowi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sofyan Djalil Kenang Sepak Terjang BJ Habibie saat Krisis Moneter

Sofyan Djalil Kenang Sepak Terjang BJ Habibie saat Krisis Moneter

Bisnis | Kamis, 12 September 2019 | 15:03 WIB

Ratusan Pelajar SD di Bogor Salat Gaib untuk BJ Habibie

Ratusan Pelajar SD di Bogor Salat Gaib untuk BJ Habibie

Jabar | Kamis, 12 September 2019 | 15:01 WIB

LIVE STREAMING: Antusias Warga Kunjungi Makam BJ Habibie

LIVE STREAMING: Antusias Warga Kunjungi Makam BJ Habibie

Video | Kamis, 12 September 2019 | 14:59 WIB

Mengenal Gejala Awal Bronkitis, Penyakit yang Pernah Diderita BJ Habibie!

Mengenal Gejala Awal Bronkitis, Penyakit yang Pernah Diderita BJ Habibie!

Health | Kamis, 12 September 2019 | 15:10 WIB

Terkini

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:32 WIB

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:25 WIB

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:20 WIB

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Pemerintah Buka 30.000 Posisi Manajer Koperasi Desa! Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

News | Jum'at, 17 April 2026 | 12:06 WIB

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:45 WIB

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:44 WIB

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:41 WIB

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:37 WIB

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 11:27 WIB