Demo Pro Revisi UU KPK Ricuh, Tak Ada Massa yang Diamankan Polisi

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 13 September 2019 | 20:20 WIB
Demo Pro Revisi UU KPK Ricuh, Tak Ada Massa yang Diamankan Polisi
Suasana ricuh di depan Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/9). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Aksi yang dilakukan pendukung Revisi UU KPK di depan Gedung merah putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, berujung ricuh. Massa membakar karangan bunga hingga melemparkan batu ke arah gedung KPK.

Sempat terjadi baku hantam dalam demo tersebut saat massa mencoba merangsek untuk mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK. Setelah itu petugas kepolisian yang berjaga saat berlangsungnya aksi hanya melakukan pemantauan. Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya hingga saat ini tidak mengamankan satu massa yang berbuat kericuhan tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan tidak ada peserta aksi yang diamankan polisi.

"Tidak ada peserta unjuk rasa yang diamankan," kata Argo saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019)

Argo mengatakan massa aksi hanya kedapatan merusak karangan bunga yang berada di gedung KPK.

"Yang dirusak papan bunga ucapan, tapi tidak kita lakukan penyitaan," sambungnya.

Demo di depan Gedung KPK. (Antara)
Demo di depan Gedung KPK. (Antara)

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni mengaku akan mengusut pengrusakan Gedung KPK karena aksi demo yang berujung anarkis, Jumat (13/9/2019). Gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan dilempar batu.

Massa aksi mencoba masuk ke gedung KPK untuk mencopot kain hitam yang menutupi logo KPK. Logo kain hitam sebagai aksi simbolik jika revisi Undang-Undang KPK disetujui dan pimpinan KPK ke depan diisi orang-orang bermasalah yang telah dipasang sejak Minggu (8/9/2019).

baca juga

"Jadi, rekan-rekan sekalian ada sedikit kesalahpahaman antara kelompok yang melakukan unjuk rasa terkait keputusan pansel capim KPK dengan pegawai atau wadah dari KPK," kata Bastoni di Gedung KPK.

Bastoni mengatakan ada tiga aliansi yang berunjuk rasa dengan estimasi massa sekitar 300 orang. Massa tersebut tergabung dalam elemen Himpunan Aktivis Indonesia, Aliansi Mahasiswa, dan Pemuda Relawan NKRI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Poyuono Sebut Oknum DPR Dapat Ratusan Miliar, Komisi III: Informasi Sampah!

Poyuono Sebut Oknum DPR Dapat Ratusan Miliar, Komisi III: Informasi Sampah!

News | Jum'at, 13 September 2019 | 19:36 WIB

Pendemo Rusuh di Gedung KPK Minta Saut Cabut Pernyataan Soal Firli Bahuri

Pendemo Rusuh di Gedung KPK Minta Saut Cabut Pernyataan Soal Firli Bahuri

News | Jum'at, 13 September 2019 | 16:49 WIB

Gedung KPK Dilempari Batu Pendemo Pro Revisi UU KPK

Gedung KPK Dilempari Batu Pendemo Pro Revisi UU KPK

News | Jum'at, 13 September 2019 | 16:09 WIB

Terkini

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Tuai Kritik, Propam Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:01 WIB

×