Ditembak Gas Air Mata, Anak STM: Magrib Ini Woi, Dunia Cuma Buat Sementara

Reza Gunadha, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 30 September 2019 | 18:42 WIB
Ditembak Gas Air Mata, Anak STM: Magrib Ini Woi, Dunia Cuma Buat Sementara
Kerusuhan di Depan Gedung BPK RI. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Aparat kepolisian terus mencoba memukul mundur massa aksi penolak RUU bermasalah dari kawasan gedung Badan Pemeriksa Keuangan RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019) Magrib.

Pantauan Suara.com, polisi melepaskan tembakan gas air mata dan juga petasan ke arah demonstran yang didominasi oleh pelajar STM dan mahasiswa.

Massa tak mau kalah, mereka juga melempari polisi memakai petasan. Tak ayal, terjadi aksi lempar-lemparan antara polisi dan massa.

Namun, ketika masuk waktu azan Magrib, massa anak STM dan mahasiswa menghentikan pelemparan. Mereka juga berteriak meminta polisi berlaku sama.

”Sudah pak, sudah pak, magrib, magrib, sudah dulu pak, azan,” teriak para pelajar dan juga mahasiswa.

Namun, aparat kepolisian tak berhenti. Mereka terus merangsek maju dan menembakkan gas air mata untuk menghalau massa.

Massa yang ditembaki memakai gas air mata dan petasan kocar-kacir, berpencar. Ada pula yang bertahan, membentuk kelompok di jembalan layang Slipi.

Karena terus didesak mundur sembari ditembaki gas air mata dan petasan, pelajar STM akhirnya berteriak memperingati polisi.

“Magrib ini woi, dunia cuma sementara, lo entar gak bakal masuk surga,” kata anak STM kepada polisi.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, massa dari kalangan mahasiswa, pelajar dan elemen masyarakat lain sudah mulai bergerak ke kawasan gedung DPR RI, Senin siang.

Dalam aksi lanjutan menolak beragam RUU bermasalah ini, para pendemo memadati jalan layang atau flyover dekat gedung DPR menuju kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Pantauan Suara.com, massa aksi mulai bergerak ke kawasan gedung DPR sejak pukul 14.00 WIB. Massa aksi terbagi dua karena jalan di depan pintu utama gedung DPR RI ditutup.

Massa yang berada di flyover Slipi terdiri dari mahasiswa dan pelajar. Kalangan mahasiswa berasal dari Universitas Ibnu Chaldun dan Universitas Bung Karno.

Salah satu mahasiswa mengatakan jumlah massa aksi akan terus bertambah. Menurutnya masih banyak mahasiswa yang akan berdatangan.

"Masih ada lagi di belakang, entar datang lagi," ujar mahasiswa itu di lokasi.

Ia juga menyatakan tujuan massa aksi adalah mendorong agar RUU KUHP dan UU KPK hasil revisi dibatalkan. Meskipun sudah ditunda, ia mengaku ingin terus mengawalnya.

"Kami mau kawal terus sampai tuntutan dikabulkan," jelasnya.

Kelompok massa ini dibatasi oleh separator beton dan kawat besi berduri. Selain itu, aparat kepolisian dari unit Sabhara Polda Metro Jaya juga terlihat berjaga di depan massa aksi.

Tidak ada mobil komando pada kelompok massa ini. Beberapa orang terlihat menaiki pembatas jalan tol namun tidak menganggu lalu lintas di jalur bebas hambatan itu.

Selain massa di Slipi, ada juga kelompok yang melakukan aksi di depan restoran Pulau Dua yang datang dari arah Semanggi. Massa ini didominasi kelompok buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Depan Mapolda Metro Rusuh! Bentrokan Pendemo Vs Aparat Menjalar ke Tol

Depan Mapolda Metro Rusuh! Bentrokan Pendemo Vs Aparat Menjalar ke Tol

News | Senin, 30 September 2019 | 18:29 WIB

Benda Diduga Bom Molotov Dilempar di Kerusuhan Anak STM Sekitar Gedung DPR

Benda Diduga Bom Molotov Dilempar di Kerusuhan Anak STM Sekitar Gedung DPR

News | Senin, 30 September 2019 | 18:25 WIB

Bentrok saat Azan, Anak STM ke Polisi: Udah Pak, Udah Dulu Pak, Magrib!

Bentrok saat Azan, Anak STM ke Polisi: Udah Pak, Udah Dulu Pak, Magrib!

News | Senin, 30 September 2019 | 18:22 WIB

Masuk Barisan Gejayan Memanggil 2, Anak STM Disambut Riuh Mahasiswa

Masuk Barisan Gejayan Memanggil 2, Anak STM Disambut Riuh Mahasiswa

Video | Senin, 30 September 2019 | 18:17 WIB

Demo Rusuh Meluas ke Depan Kantor BPK RI, Pendemo Rampas Tameng Polisi

Demo Rusuh Meluas ke Depan Kantor BPK RI, Pendemo Rampas Tameng Polisi

News | Senin, 30 September 2019 | 18:10 WIB

Gedung BPK RI Dihancurkan Anak STM, Dilempar Batu, Dicoret- coret Pilok

Gedung BPK RI Dihancurkan Anak STM, Dilempar Batu, Dicoret- coret Pilok

News | Senin, 30 September 2019 | 17:59 WIB

Habis Pagar Dijebol Pendemo, Gedung DPRD Dihujani Batu dan Petasan

Habis Pagar Dijebol Pendemo, Gedung DPRD Dihujani Batu dan Petasan

Jabar | Senin, 30 September 2019 | 17:42 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×