Twit Pancasila Ustaz Felix Siauw, Dibalas Telak Ferdinand

Iwan Supriyatna, Husna Rahmayunita

Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:31 WIB
Twit Pancasila Ustaz Felix Siauw, Dibalas Telak Ferdinand
Cuitan Felix Siauw. (Twitter)

Suara.com - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi tulisan Ustaz Felix Siauw yang menyinggung soal Pancasila.

Ferdinand Hutahaean melalui jejaring Twitter pribadinya menjawab pertanyaan Felix Siauw yang dilontarkan kepada warganet.

Melalui Twitter, ustaz asal Palembang itu menyoroti seorang yang dianggap mengerti Pancasila namun enggan berjabat tangan dengan bekas orang terdekatnya.

Ia lantas mempertanyakan sikap tersebut dan mengaitkannya dengan cara memaknai nilai Pancasila.

"Yang dianggap paling ngerti Pancasila, nggak mau salaman, nggak mau temenan sama (mantan) koleganya, mau nanya serius, jadi kita belajar Pancasila yang mana ya?" tanya Ustaz Felix Siauw, Kamis (3/10/2019).

Cuitan itu memantik respons warganet lainnya, tak terkecuali Ferdinand Hutahaean yang dikenal aktif bermedia sosial.

Menurut Ferdinand, Pancasila tidak mengatur jalinan pertemanan sesama politikus, namun yang menyangkut kepentingan negara seperti hubungan rakyat Indonesia kepada sesama, pemerintah dan Tuhan.

"Pancasila itu mengatur hubungan manusia dan Tuhan, pemerintah dengan rakyat, demokrasi dan rakyat terhadap bangsanya. Bukan mengatur hubungan pertemanan antar sesama politisi dan sesama manusia," balas Ferdinand Hutahaean.

Jawaban Ferdinand itu pun mendapat dukungan dari warganet lainnya. Ada dari mereka yang memberikan sindiran kepada Ustaz Felix Siauw seperti ini.

baca juga

"Cieeee...bela ahy ni ye.....udah capek-capek jadi abu-abu salaman aja ga diterima....Nih Fer pertemanan politisi itu kan karena ada demokrasi yang berdasarkan Pancasila...kalau sesama pendukung nya saja tidak saling sapa mana pancasila no 3 nya ga dipakai??Hello....," tulis seorang warganet.

Namun di lain pihak, warganet lainnya malah memberikan ejekan kepada Ferdinand Hutahaean atas pendapatnya tentang Pancasila.

"Anda politisi, tapi maaf kalau komentar abang seperti ini berarti anda gak paham pancasila...manusia adalah subjektif dari pancasila, manusia yang mengejawantah, artinya mesti diinternalisasi dan aplikatif termasuk sesama manusia," balas warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Vlog Jokowi Bareng Cucu, Ferdinand: KSP Dibubarkan Saja!

Kritik Vlog Jokowi Bareng Cucu, Ferdinand: KSP Dibubarkan Saja!

News | Senin, 23 September 2019 | 10:50 WIB

Anies Mau Tagih Mobil Tunggal Pajak, Ferdinand: Mau Tambah Tupoksi KPK?

Anies Mau Tagih Mobil Tunggal Pajak, Ferdinand: Mau Tambah Tupoksi KPK?

News | Selasa, 17 September 2019 | 11:06 WIB

Kakak Pindah Agama, Felix Siauw: Orang yang Paling Saya Benci Bersyahadat

Kakak Pindah Agama, Felix Siauw: Orang yang Paling Saya Benci Bersyahadat

News | Minggu, 08 September 2019 | 11:37 WIB

Sindir Anies, Ferdinand Demokrat: Atasi Polusi Tak Perlu Belajar ke Denmark

Sindir Anies, Ferdinand Demokrat: Atasi Polusi Tak Perlu Belajar ke Denmark

News | Sabtu, 07 September 2019 | 15:21 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB