Singgung Buzzer Bayaran, Mardani Banggakan 2 Juta Relawan Digital PKS

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 08 Oktober 2019 | 20:05 WIB
Singgung Buzzer Bayaran, Mardani Banggakan 2 Juta Relawan Digital PKS
Mardani. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyinggung soal keberadaan buzzer yang belakangan marak di perbincangan warganet.

Berbeda dengan buzzer, Mardani mengungkap bila PKS juga punya pasukan media sosial yang disebut relawan digital. Tugasnya kata dia, menyuarakan semua hal berkait partai melalui jejaring media sosial.

Mardani menuturkan, relawan tersebut merogoh koceknya sendiri dalam menyuarakan hal-hal positif menyoal partai.

“Ramai sekali tentang buzzer Sosmed. Di PKS, kami tidak mengenal buzzer, apalagi yang berbayar. Di PKS mengoptimalkan jejaring kader saling keterikatan, yang disebut Relawan digital, REDI. Paket data mereka dari kantong-kantong mereka sendiri. #RelawanSosmed,” tulis Mardani melalui akun Twitter @MardaniAliSera seperti dikutip Suara.com, Selasa (8/10/2019).

Mardani mengatakan para relawan digital juga mengeyam pendidikan mengenai teknologi hingga mempelajari tentang Undang-Undang ITE sekaligus poduksi konten positif dan humas produktif. Pendidikan tersebut diberikan mulai dari tingkat DPP, DPW, DPD dan DPC.

Relawan digital, lanjut Mardani, juga bekerja secara organik dan terstruktur mengikuti garis komando dari relawan digital tingkat pusat

“Contohnya publikasi kegiatan Dewan, aktivitas membantu korban bencana, dan lain-lain,” tulis Mardani.

Lebih lanjut, isu utama yang dimunculkan dalam kanal sosmed relawan digital adalah Marketing PKS meliputi kinerja anggota dewan dan kepala daerah serta kontra demarketing yaitu melawan hoaks.

Ia menuturkan, ada lagi isu lain yang turut disuarakan yakni berkaitan dengan isu keumatan, dakwah, dan isu sosial.

Mardani menyebut bahwa jumlah relawan digital PKS tersebut sudah menyentung angka 2 juta. Ia pun berharap kehadiran mereka dapar memberikan dampak baik bagi media sosial.

“Jumlah kader dan simpatisan aktif sekitar 2 juta orang, 10 persennya bermain sosial media berbagai kanal, kami ingin mewarnai socmed dengan kebaikan-kebaikan, moto kami #AyoPostingPositif. #RelawanSosmed #RelawanDigital #REDI,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Mau Disamakan dengan Buzzer, Rocky Gerung Jelaskan Bedanya

Tak Mau Disamakan dengan Buzzer, Rocky Gerung Jelaskan Bedanya

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 14:37 WIB

Rocky Gerung: Jika Istana Gaji Buzzer, Tak Ada Lagi Alasan Basmi Hoaks

Rocky Gerung: Jika Istana Gaji Buzzer, Tak Ada Lagi Alasan Basmi Hoaks

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:52 WIB

Serang Balik Buzzer, Said Didu: Saya Dicopot Karena Kritis

Serang Balik Buzzer, Said Didu: Saya Dicopot Karena Kritis

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:26 WIB

Tengku Zul: Periode Kedua Belum Dimulai Tapi Buzzer Sudah Dibuang, Kasihan

Tengku Zul: Periode Kedua Belum Dimulai Tapi Buzzer Sudah Dibuang, Kasihan

News | Senin, 07 Oktober 2019 | 11:52 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB