Belasan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Ini Penjelasannya

Chandra Iswinarno

Minggu, 13 Oktober 2019 | 00:10 WIB
Belasan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Ini Penjelasannya
Paus terdampar di Pulau Sabu, NTT. [Antara]

Suara.com - Masyarakat di Desa Menia, Pulau Sabu Nusa Tenggara Timur digegerkan dengan adanya 17 ekor paus pilot yang terdampar di pantai wilayah Kecamatan Sabu Kabupaten Raijua.

Melihat hal tersebut, warga desa berbondong-bondong turun ke pantai untuk menyelamatkan belasan ekor paus yang terdampar. Namun karena tidak memiliki pengetahuan proses evakuasi, tujuh ekor paus yang dilindungi itu tidak bisa terselamatkan.

"Kami sudah melihat langsung tujuh ekor paus yang mati tersebut, dan sepertinya ada kesalahan saat memindahkan hewan-hewan itu ke tengah laut, sehingga mati," kata Kepala Balai Konservasi Kawasan Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Ikram Sangadji seperti dilansir Antara pada Sabtu (12/10/2019).

Sehingga dari 17 ekor paus pilot yang terdampar, tersisa 10 ekor yang berhasil diselamatkan warga desa setempat dengan dilepasliarkan kembali ke lautan lepas. Sementara itu, dari hasil pengamatan di lapangan, tujuh ekor paus yang mati mengalami banyak luka di bagian badan dan perutnya.

Selain itu, pada saat penyelamatan, warga desa setempat kemungkinan memegang sirip, ekor, dan badan paus sehingga membuat mamalia laut itu semakin stres.

"Seharusnya untuk menyelamatkan ikan-ikan itu, cara mengangkatnya harus menggunakan terpal berisi sedikit air, dan ramai-ramai memindahkan ke tengah laut sehingga tak ada kontak fisik dengan ikan itu," kata Ikram.

Meski bagaimana pun, BKKPN tetap memberi apresiasi kepada warga desa yang dengan sadar untuk kembali menyelamatkan mamalia laut yang terdampar di Pantai Desa Menia itu.

Paus pilot yang terdampar itu, umumnya mengalami luka-luka serius, karena terdampar di kawasan pantai karang.

"Ada beberapa ekor dalam kondisi tubuh banyak luka robek akibat terdampar di lokasi yang penuh dengan karang," kata Kepala Seksi Pemberdayaan Nelayan dan Infrastruktur Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sabu Raijua, Dedy Syamhadi.

baca juga

Jauh sebelum terdamparnya 17 ekor paus pilot di pantai desa terpencil itu, ada juga 44 ekor paus biru terdampar di Pantai Liea, Kabupaten Sabu Raijua pada 1 Oktober 2012. Namun, semua paus biru itu mati karena tidak bisa tertolong oleh warga setempat.

Mantan Bupati Sabu Raijua Marthen Luther Dira Tome mengakui hampir setiap tahun selalu saja ada satu atau dua ekor paus yang terdampar di wilayah pantai Pulau Sabu. Fenomena terdamparnya paus di wilayah perairan pantai Pulau Sabu itu, masih tetap menjadi misteri, karena belum ada satu pun kajian yang dilakukan oleh para ahli.

Tanda alam

Namun, para tua adat di Pulau Sabu memandang terdamparnya ikan-ikan paus itu sebagai suatutanda alam yang bakal terjadi di Sabu Raijua. Terdamparnya ikan paus itu disebut karena fenomena alam yang diduga adanya arus laut yang kencang, sehingga mamalia laut itu terpukul arus dan terdampar di tepi pantai Pulau Sabu, saat terjadi upwelling, yakni peristiwa naiknya massa air laut bersuhu dingin dari dasar perairan yang kaya nutrisi ke perairan di atasnya.

Pengamat kelautan dan perikanan dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Chaterina Agusta Paulus mengharapkan adanya kajian secara mendalam untuk mengetahui penyebab terdampar ikan paus di wilayah perairan pantai Pulau Sabu.

"Kajian ini penting, mengingat kasus terdamparnya ikan paus di wilayah itu, bukan untuk yang pertama kalinya, tetapi sudah sering dan hampir tiap tahun terjadi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 17 Ekor Paus Terdampar di NTT, 7 Sudah Mati

Sebanyak 17 Ekor Paus Terdampar di NTT, 7 Sudah Mati

Tekno | Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:58 WIB

Warga Wanasalam Digegerkan Terdamparnya Hiu Paus di Tepi Pantai

Warga Wanasalam Digegerkan Terdamparnya Hiu Paus di Tepi Pantai

Banten | Senin, 07 Oktober 2019 | 13:57 WIB

Penyelamatan Hiu Paus Terdampar di sekitar PLTU Paiton Diapresiasi Profauna

Penyelamatan Hiu Paus Terdampar di sekitar PLTU Paiton Diapresiasi Profauna

Press Release | Minggu, 22 September 2019 | 11:53 WIB

BBKSDA Jatim Kirim Tim Teliti Paus yang Terdampar di Pantai Bambang

BBKSDA Jatim Kirim Tim Teliti Paus yang Terdampar di Pantai Bambang

Jatim | Sabtu, 13 Juli 2019 | 14:02 WIB

Bangkai Paus 11 Meter Ditemukan Terdampar di Pantai Bambang

Bangkai Paus 11 Meter Ditemukan Terdampar di Pantai Bambang

Jatim | Kamis, 11 Juli 2019 | 20:04 WIB

Terkini

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:40 WIB

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 09:37 WIB

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 09:35 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:31 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

5 Skenario AI Musnahkan Semua Umat Manusia di Bumi

5 Skenario AI Musnahkan Semua Umat Manusia di Bumi

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Terjun Bebas Pagi Ini ke Level 6.364

IHSG Terjun Bebas Pagi Ini ke Level 6.364

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:16 WIB

×