Asap Kebakaran Hutan di Palembang Parah! Siswa TK sampai SMP Dipulangkan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 14 Oktober 2019 | 11:23 WIB
Asap Kebakaran Hutan di Palembang Parah! Siswa TK sampai SMP Dipulangkan
Asap kebakaran hutan di Palembang. (Antara)

Suara.com - Sekolah taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama di Kota Palembang terpaksa memulangkan siswa karena kabut asap meningkatkan polusi udara hingga level membahayakan, Senin (14/10/2019). Dinas Pendidikan Kota Palembang menyampaikan surat edaran ke sekolah Taman Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Menengah (SMP) untuk meliburkan sekolah.

Kabut asap yang meliputi kota berisiko membahayakan kesehatan siswa.

"Hari ini seluruh TK hingga SMP negeri dan swasta sederajat diliburkan, untuk besok dan seterusnya akan diberikan edaran lebih lanjut," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto.

Kalau kualitas udara Palembang masih buruk dalam beberapa hari ke depan, ia melanjutkan, kegiatan belajar mengajar di tingkat TK sampai SMP akan tetap diliburkan.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah menengah atas (SMA) di Kota Palembang tetap berlangsung sebagaimana surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

"Daerah yang tidak terdampak kabut asap tetap normal tetap belajar, untuk daerah yang terkategori sedang tetap belajar namun jam masuk sekolah diundur dan kami himbau memakai masker, bagi daerah terkategori parah maka siswa diberikan tugas dengan memaksimalkan kelas daring," kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Widodo.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Kenten Palembang Nuga Putrantijo mengatakan bahwa kualitas udara Kota Palembang berdasarkan parameter PM10 berada di level berbahaya pada Senin pagi.

"Pukul 07.00 WIB angkanya 533 mikrogram/meter, lalu pukul 08.00 WIB naik jadi 688 mikrogram/meter, kemudian pukul 09.00 naik lagi menjadi 835 mikrogram/meter, tiga indikator itu kategorinya berbahaya," kata Nuga Putrantijo mengenai kadar PM10 di udara Kota Palembang.

Sebelumnya, Kota Palembang juga beberapa kali meliburkan sekolah karena kabut asap kebakaran hutan dan lahan membuat kualitas udara Palembang memburuk sampai ke tingkat membahayakan. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdapat 732 Titik Panas, Warga Palembang: Kemarin Tidak Separah Ini

Terdapat 732 Titik Panas, Warga Palembang: Kemarin Tidak Separah Ini

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 08:23 WIB

Kabut Asap Terparah di Palembang, Jarak Pandang Cuma 10 Meter

Kabut Asap Terparah di Palembang, Jarak Pandang Cuma 10 Meter

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 08:15 WIB

Pendaki Singapura Sempat Nekat saat Terjebak Kebakaran Hutan Gunung Raung

Pendaki Singapura Sempat Nekat saat Terjebak Kebakaran Hutan Gunung Raung

Jatim | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 14:48 WIB

Terjebak di Kebakaran Gunung Laung, Tujuh Pendaki Asal Singapura Selamat

Terjebak di Kebakaran Gunung Laung, Tujuh Pendaki Asal Singapura Selamat

Jatim | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 12:10 WIB

Gunung Raung Terbakar, BPBD Evakuasi Pendaki Asal Singapura

Gunung Raung Terbakar, BPBD Evakuasi Pendaki Asal Singapura

Jatim | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 10:58 WIB

Terkini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

Bechi Divonis 7 Tahun, Tapi Baru 3 Tahun Sudah Bebas: Bagaimana Bisa?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:31 WIB

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

×