Sejumlah Kementerian Perkenalkan Inovasi Digital Pemberantasan Stunting

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 14 Oktober 2019 | 18:25 WIB
Sejumlah Kementerian Perkenalkan Inovasi Digital Pemberantasan Stunting
Menkes Nina Moeloek. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Sejumlah kementerian dan lembaga membuat inovasi baru untuk melakuakn pencegahan stunting berbasis teknologi. Inovasi berbasis aplikasi tersebut diluncurkan untuk menurunkan stunting dari berbagai aspek.

Pemerintah terus berupaya menurunkan angka stunting melalui tiga prioritas yakni prioritas intervensi yakni intervensi sensitif dan spesifik stunting, prioritas lokasi, dan target prioritas intervensi, yakni keluarga 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Dengan adanya prioritas intervensi tersebut maka ke depannya, sejumlah kementerian/lembaga yang memiliki kewenangan itu bisa secara fokus mengerjakan tugasnya masing-masing.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan intervensi spesifik ditunjukan untuk pencegahan serta mengatasi stunting secara langsung kepada ibu hamil seperti pemberian zat besi, imunisasi, makanan tambahan, tablet tambah darah, dan lain sebagainya.

Kemudian intervensi sensitif yang multi-sektoral untuk mengatasi permasalahan sosial ekonomi yang dapat berhubungan dengan peningkatan risiko stunting, seperti akses sanitasi dan air bersih, akses terhadap bantuan sosial, peningkatan ketahanan pangan dan peningkatan kesehatan remaja.

"Misalnya contoh pemberian asi ekslusif kita harus dorong. Kemudian ibu hamil tentu, ibu hamil itu tidak boleh kekurangan energi," kata Nila di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Senin (14/10/2019).

Inovasi yang diperkenalkan ialah aplikasi Anak Sehat milik Kemenkoinfo. Aplikasi itu merupakan alat edukasi pencegahan stunting yang dibuat untuk remaja putri dan rumah tangga 1.000 HPK.

Kedua aplikasi e-PPBGM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) milik Kementerian Kesehatan yang merupakan inovasi pemantauan gizi anak.

Lalu aplikasi lainnya ialah e-HDW (Gumas Development Worker) yang dibuat oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT). Inovasi itu dibuat sebagai alat kerja kader pembangunan manusia (KPM) dalam memantau lima paket layanan pencegahan stunting di desa.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres JK Sebut Dampak Stunting Sangat Besar

Wapres JK Sebut Dampak Stunting Sangat Besar

News | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:14 WIB

Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia

Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 09:39 WIB

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Waduh, Ibu yang Alami Baby Blues Bisa Picu Anak Jadi Stunting

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 05:32 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×