Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya

Bella, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 13 Februari 2026 | 21:09 WIB
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar M Sarmuji. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Sekjen Partai Golkar, M. Sarmuji, mengklarifikasi instruksi fraksi bukan larangan kritik, melainkan penekanan etika politik dalam berkomunikasi.
  • Instruksi awal disampaikan pada HUT Fraksi Golkar (13/2/2026) mengenai loyalitas tidak menyerang kebijakan Presiden Prabowo-Wapres Gibran.
  • Golkar wajib mengevaluasi pemerintah, tetapi harus melalui koridor komunikasi konstruktif sebagai partai pendukung utama koalisi.

Suara.com - Ketua Fraksi sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, memberikan klarifikasi terkait instruksi keras yang sebelumnya ia sampaikan kepada seluruh anggota fraksinya di DPR RI.

Sarmuji menegaskan bahwa instruksi tersebut bukan berarti melarang kader Golkar untuk melakukan kritik atau evaluasi, melainkan menekankan pada etika politik atau fatsun dalam berkomunikasi.

Sebelumnya, dalam pidato sambutan perayaan HUT ke-58 Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (13/2/2026), Sarmuji sempat menekankan agar tidak ada satu pun kader Golkar yang "menyerang" kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bentuk loyalitas koalisi.

Namun, Sarmuji kemudian meluruskan bahwa istilah "jangan menyerang" tersebut bukan berarti membungkam fungsi pengawasan anggota legislatif.

"Bukan. Bukan dilarang menyerang... bukan. Jadi kita tetap melakukan fungsi pengawasan, mengevaluasi jalannya pemerintah, tetapi ada fatsun-fatsunnya ya," ujar Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Sarmuji menjelaskan bahwa Partai Golkar sebagai partai pendukung utama pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan visi dan misi Prabowo–Gibran berjalan sukses.

Oleh karena itu, evaluasi internal tetap diperlukan, namun harus disampaikan melalui koridor serta cara berkomunikasi yang tepat sebagai mitra koalisi.

"Bukan tidak boleh mengevaluasi, harus mengevaluasi demi kesuksesan jalannya pemerintahan, tetapi ada fatsun-fatsunnya," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihak fraksi telah memberikan arahan secara mendalam kepada jajaran anggota mengenai detail cara berkomunikasi dan berkoordinasi yang selaras dengan posisi Golkar di dalam pemerintahan.

baca juga

"Sebenarnya secara detail sudah kami jelaskan bagaimana cara berbicara, berkomunikasi sebagai partai pendukung pemerintah, sudah kami jelaskan," katanya.

Meski memberikan ruang untuk evaluasi, Sarmuji tetap mengingatkan bahwa konsekuensi berada di dalam koalisi adalah menjaga soliditas di hadapan publik.

Hal tersebut dilakukan agar setiap masukan dari Partai Golkar bersifat konstruktif dan memperkuat jalannya pemerintahan, bukan justru memperlemah stabilitas politik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi

Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:44 WIB

Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional

Golkar Dorong Pembentukan Koalisi Permanen demi Stabilitas Politik Nasional

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:51 WIB

HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan

HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:05 WIB

Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!

Ketua Fraksi Golkar Minta Kader Jangan Pernah Serang Kebijakan Prabowo-Gibran!

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:52 WIB

Hadir di HUT Fraksi Golkar, Bahlil Kelakar Takut Dipecat Jika Tak Segera Dampingi Presiden Prabowo

Hadir di HUT Fraksi Golkar, Bahlil Kelakar Takut Dipecat Jika Tak Segera Dampingi Presiden Prabowo

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:47 WIB

Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina

Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 11:43 WIB

Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'

Golkar Resmi Proses PAW Adies Kadir, Sarmuji Tegaskan Tak Ada 'Lompat Pagar'

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:42 WIB

Sinyal Kuat Golkar: Prabowo Dijamin Maju Lagi di Pilpres 2029, Asalkan...

Sinyal Kuat Golkar: Prabowo Dijamin Maju Lagi di Pilpres 2029, Asalkan...

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:21 WIB

Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua

Bukan Incar Kursi Cawapres, Bahlil Putuskan Maju Caleg 2029 dari Tanah Papua

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:00 WIB

Ibaratkan Main Futsal, Bahlil: Pengurus Golkar Tidak Performa Harus Siap Diganti

Ibaratkan Main Futsal, Bahlil: Pengurus Golkar Tidak Performa Harus Siap Diganti

Video | Rabu, 11 Februari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×