Miris, Ketika Mainan Plastik Berumur 60 Tahun Ditemukan Utuh di Pantai

Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Miris, Ketika Mainan Plastik Berumur 60 Tahun Ditemukan Utuh di Pantai
Ilustrasi Mainan Plastik (Pixabay/arembowski)

Mainan itu diduga hadiah dari kotak sereal keluaran puluhan tahun silam.

Suara.com - Saat masih kecil dulu, siapa sih yang tidak senang jika membeli camilan dan mendapatkan hadiah mainan gratis di dalamnya? Bagi anak-anak, mendapatkan mainan gratis saat membeli produk makanan adalah kebahagiaan tersendiri.

Meski begitu, baru-baru ini sebuah potret miris beredar di media sosial. Potret tersebut menunjukkan dampak negatif dari mainan anak yang kerap diberikan sebagai hadiah.

Dilansir dari laman Mirror, mainan plastik berbentuk cowboy warna biru itu ditemukan di Teluk Watergate, Inggris saat acara bersih-bersih pantai.

Selain itu, ada pula mainan lain yang berbentuk tentara hingga pemain bola ditemukan dalam kondisi utuh dan belum terurai.

Yang mengejutkan, ketiga mainan ini ternyata bukan mainan baru. Alih-alih, mainan ini merupakan hadiah dari kotak sereal merek Kellogg's dan Sugar Puffs yang dirilis pada tahun 1957-1958.

Dengan kata lain, mainan dari kotak sereal tersebut sudah bertahan selama lebih dari 60 tahun lamanya dan mencemari lingkungan dalam bentuk sampah plastik.

Mainan Plastik Umur 60 Tahun Ditemukan di Pantai (twitter.com/LegoLostAtSea)
Mainan Plastik Umur 60 Tahun Ditemukan di Pantai (twitter.com/LegoLostAtSea)

"Saat anak-anak kita akan berburu kerang dan rumput laut, tapi jumlah plastik yang ada sekarang terlalu banyak," ujar Tracey Williams selaku penemu mainan tersebut.

Sementara, Louise Edge selaku pimpinan organisasi Greenpeace di Inggris juga menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan harus mulai memikirkan cara untuk mengurangi jejak plastik paling tidak di tahun 2025 nanti.

Pasalnya, kehadiran mainan plastik berusia 60 tahun di pesisir pantai ini sudah cukup menjadi peringatan akan betapa bahayanya sampah plastik bagi alam.

"Di tahun 1950-an kita tidak tahu seberapa besar plastik bisa merusak planet kita," ujarnya.

"Tapi sekarang kita tahu jika produksi plastik dapat memengaruhi iklim dan polusi plastik seperti ini bisa merusak laut dan alam liar."

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS