1.500 Personel TNI-Polri Kawal Aksi Protes BEM SI ke Jokowi Sehari Dilantik

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
1.500 Personel TNI-Polri Kawal Aksi Protes BEM SI ke Jokowi Sehari Dilantik
Upaya petugas kepolisian menghalau aksi unjuk rasa mahasiswa dan kelompok masyarakat buruh tani yang berupaya masuk ke dalam Gedung DPRD NTB, Senin (30/9/2019). (Antara).

Sebanyak 1.500 personel gabungan TNI-Polri akan disiagakan untuk mengawal para mahasiswa selama berunjuk rasa di depan Istana Negara.

Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) akan menggelar aksi unjuk rasa hari ini, Senin (21/10/2019). Aksi tersebut akan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Polda Metro Jaya dalam hal telah menerima surat pemberitahuan terkait demonstrasi tersebut. Sebanyak 1.500 personel gabungan TNI-Polri akan disiagakan untuk mengawal para mahasiswa selama berunjuk rasa di depan Istana Negara.

"Sudah kami siapkan pengamanan sebanyak 1.500 personel gabungan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2019).

Berdasarkan akun instagram BEM SI, rencanya titik aksi ini berada di kawasan patung kuda, Jakarta Pusat. Setelah itu massa yang diminta mengenakan almamater kampusnya masing-masing akan bergerak ke istana negara. Aksi tersebut digelar sehari setelah Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, kemarin.

"Mari kita #KawalDariAwal dan memastikan Indonesia 5 tahun kedepan bukanlah milik elit dan oligarki, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia," kata akun itu.

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI), Muhammad Nurdiyansyah membenarkan rencana tersebut. Namun ia tidak memberikan rincian soal aksi tersebut.

“Itu benar (ada rencana aksi),” ujar Nurdiyansah saat dihubungi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS