Tiga Bocah Hilang di Kasur, Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Tukang Becak

Reza Gunadha

Selasa, 29 Oktober 2019 | 19:40 WIB
Tiga Bocah Hilang di Kasur, Ternyata Diperkosa dan Dibunuh Tukang Becak
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (Shutterstock)

Suara.com - Tiga bocah lelaki ditemukan sudah menjadi mayat setelah dinyatakan hilang di Distrik Kasur, Punjab, Pakistan. Ketiga mayat itu belakangan diketahui sempat disiksa dan diperkosa.

Kasus itu terungkap berawal dari hilangnya bocah berusia 9 tahun bernama Muhammad sepulang dari masjid dekat rumah.

Setelah melakukan pencarian, Muhammad ditemukan sudah menjadi mayat oleh seorang sopir. Tak sendirian, di ladang penemuan mayat Muhammad, ada pula 3 jasad bocah lelaki lain.

Polisi bergerak mencari pelaku. Tidak tanggung-tanggung, polisi menghabiskan dua pekan untuk memeriksa DNA 1.700 orang di Distrik Kasur.

Identifikasi DNA warga itu untuk mencari sang pembunuh. Sebab, DNA si pembunuh menempel pada jasad bocah-bocah tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan, DNA pada mayat korban cocok dengan milik Sohail Shahzad, penarik becak.

Ketika diinterogasi polisi, Sohail mengakui sebagai pelaku pembunuh bocah-bocah tersebut. Kepada polisi Sohail mengakui, sengaja berkeliling distrik memakai becak untuk mencari bocah-bocah yang sedang bermain untuk diculik.

“Dia mengiming-imingkan 100 Rupee (setara Rp 19 ribu) kepada korban-korbannya. Setelah dirayu, anak-anak itu diperkosa dan dicekik sampai mati,” kata polisi setempat.

Berdasarkan data organisasi hak asasi anak, Sahil, jumlah anak korban kekerasan di Pakistan terbilang tinggi setiap tahun.

baca juga

Dalam setahun, terdapat 3.800 kasus pelecehan seksual pada anak yang dilaporkan di semua daerah Pakistan.

Dikutip dari Aljazeera, Selasa (29/10/2019), kebanyakan kasus pelecehan seksual menimpa anak laki-laki usia kisaran 6-15 tahun dan gadis usia 16 hingga 18 tahun.

Direktur eksekutif organisasi HAM Pakistan, Manizeh Bano, mengatakan undang-undang sudah kuat untuk menghukum pelaku.

"Undang-undang kami tentu cukup kuat untuk menghukum kasus pelecehan anak. Tapi masalahnya adalah pada implementasi," kata Manizeh.

Ia menuturkan, belum ada konselor untuk mengobati trauma korban. Begitu pula keluarga korban, kerap tak tertangani secara baik.

Padahal, keluarga korban masih belum bisa merelakan kehilangan anak-anaknya yang menjadi korban penculikan dan kejahatan seksual.

"Saya membutuhkan tubuh anak saya kembali. Saya perlu menguburnya ... Saya hanya perlu menguburnya," kata Farzana Hasnain, ibu Ali Hasnain, seorang anak berusia 10 tahun yang hilang pada 17 Agustus dan mayatnya ditemukan bersebelahan dengan Muhammad. [Fransiska Ditha]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Sumbangan di Masjid, Tiga WNA Asal Pakistan Dideportasi Imigrasi Agam

Minta Sumbangan di Masjid, Tiga WNA Asal Pakistan Dideportasi Imigrasi Agam

News | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 02:55 WIB

Potret Karakoram Highway, Jalan Paling Berbahaya di Dunia

Potret Karakoram Highway, Jalan Paling Berbahaya di Dunia

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2019 | 16:03 WIB

Berkesan, Momen Spesial Pangeran William dan Kate Middleton di Pakistan

Berkesan, Momen Spesial Pangeran William dan Kate Middleton di Pakistan

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2019 | 15:35 WIB

Tentara India - Pakistan Adu Tembak di Perbatasan, 9 Orang Tewas

Tentara India - Pakistan Adu Tembak di Perbatasan, 9 Orang Tewas

News | Senin, 21 Oktober 2019 | 10:16 WIB

Kunjungi Masjid di Pakistan, Kate Middleton Tampil Anggun Berkerudung

Kunjungi Masjid di Pakistan, Kate Middleton Tampil Anggun Berkerudung

Lifestyle | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 13:11 WIB

Terkini

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

×