Array

Bocah 10 Tahun Diduga Diperkosa, Ini Dampak Kekerasan Seksual pada Anak

Jum'at, 30 Agustus 2019 | 17:16 WIB
Bocah 10 Tahun Diduga Diperkosa, Ini Dampak Kekerasan Seksual pada Anak
Ilustrasi perempuan korban kekerasan dan perkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus dugaan pemerkosaan kembali terjadi pada anak di bawah umur. Kali ini, korban adalah seorang gadis berusia 10 tahun.

Berdasarkan informasi dan foto yang diunggah oleh pengguna Facebook Yuni Rusmini Chanel pada Kamis (29/8/2019), kasus ini terjadi pada Rabu (28/8/2019) sekitar pukul 09.00 WIB dan korban berasal dari Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunung Putri, Bogor.

Menurut unggahan tersebut, korban telah dirudapaksa oleh seorang lelaki yang menaiki motor putih tak bernomor polisi.

"Awal mula kejadian pelaku nanya alamat arah Brigade, lalu si korban bilang tau, korban diajak nunjukin tempat oleh pelaku dengan diboncengkan motornya," tulisnya.

Setelah itu, korban justru dibawa ke sebuah rumah kosong di perumahan Bukit Golf Darmawangsa, Bojong Nangka, Bogor. Di rumah kosong tersebut pelaku diduga merudapaksa korban.

"Pelaku telah dilaporkan ke polisi, dan masih buron. Info tambahan pelaku terekam CCTV saat membawa korban (diboncengkan motor)," lanjutnya.

Bocah 10 tahun diduga diperkosa seorang pria tak dikenal (Facebook/Yuni Rusmini Chanel)
Bocah 10 tahun diduga diperkosa seorang pria tak dikenal (Facebook/Yuni Rusmini Chanel)

Berdasarkan video yang beredar, bocah 10 tahun tersebut terlihat menangis ketika sudah meminta tolong seorang satpam.

Pada bagian celana korban juga terdapat bercak darah dan ia terus menerus menangis.

Kejadian pelecehan seperti ini tentu meninggalkan trauma dan masalah kesehatan fisik bagi korban. 

Baca Juga: LBH Surabaya Minta Polda Jatim Tegur Polres Sumenep Soal Korban Pemerkosaan

Melansir WebMD, korban kekerasan dan pelecehan seksual sering kali berdampak besar pada kesehatan mental dan fisik korban, yang meningkatkan risiko tidak hanya depresi, kegelisahan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD), tetapi juga tekanan darah tinggi dan kurang tidur.

"Efek kesehatan jangka panjang yang terkait dengan pelecehan dan penyerangan seksual bukan hanya tentang dampak yang ditimbulkannya terhadap kesehatan mental seseorang," kata penulis studi, Karestan Koenen, profesor epidemiologi psikiatri di Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard TH Chan di Boston.

Berdasarkan studi tersebut, pelecehan seksual dikaitkan dengan tekanan darah yang secara signifikan lebih tinggi, dan peningkatan 20% risiko penyakit jantung.

Peneliti juga mengamati adanya kadar lemak darah yang lebih tinggi, serta kualitas tidur yang buruk meningkatkan risiko insomnia.

Seperti yang terjadi pada korban, dampak fisik lain dari pemerkosaan juga termasuk memar kecil di area panggul serta pendarahan pada area genital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI