Kontroversi Ucapan Salam Lintas Agama, Begini Sejarah Assalamualaikum

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Selasa, 12 November 2019 | 13:03 WIB
Kontroversi Ucapan Salam Lintas Agama, Begini Sejarah Assalamualaikum
Ilustrasi orang berjabat tangan. (Pixabay)

Suara.com - Imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim mengenai imbauan bagi umat Islam dan pejabat untuk menghindari ucapan salam semua agama dalam sambutan resmi, menuai pro kontra.

Tak sedikit pihak yang menilai, hal itu justru menunjukkan sikap intoleransi antarumat beragama jika umat Islam hanya diperbolehkan mengucapkan Assalamualaikum.

Di lain pihak, banyak yang kemudian mempertanyakan definisi ucapan salam untuk umat muslim. Terlebih agama lain juga memiliki salam yang dianggap semakna dengan Assalamualaikum.

Mengutip informasi dari laman Dictionary.com, secara etimologi Assalamualaikum berasal dari dua kata bahasa Arab yaitu Salam dan Alaikum.

"Salam" merupakan akar dari "Islam" yang berarti perdamaian, sedangkan "Alaikum" berasal dari kata "Ala" yang memiliki makna di atas atau pada kalian.

Dari dua unsur makna tersebut, Assalamualaikum lantas diartikan menjadi semoga Allah mencurahkan keselamatan kepada kalian.

Ucapan salam tersebut memiliki kesamaan arti dengan Shalom Aleichem yang berasal dari Bahasa Ibrani. Shalom Aleichem, salam yang dipakai oleh umat Yahudi, berarti damai bersamamu.

Maka dari itu, meski mempresentasikan agama berbeda, kata-kata "Salaam" dan "Shalom" memiliki makna yang sama yakni perdamaian.

Sementara itu, umat Islam diperintahkan untuk membalas ucapan salam kepada sesamanya dengan sopan, seperti yang disebutkan dalam Surat an-Nisa ayat 86.

baca juga

Respons dari Assalamualaikum yang diucapkan umat Islam adalah frasa Wa alaikum salam yang mengandung makna semoga Allah melimpahkan damai dan sejahtera pada kalian.

Frasa itu kemudian dikaitkan frasa Alayha assalam (maskulin) atau Alayhi assalam (feminim).

Keduanya secara harfiah berarti damai sejahtera baginya, namun diterjemahkan lebih umum menjadi damai sejahtera atasnya.

Kendati begitu, meski sama-sama mengandung makna perdamaian, frasa tersebut berbeda makna dan fungsi dengan Assalamualaikum.

Alayha assalam maupun Alayhi assalam merujuk kepada gelar para Nabi umat Islam. Sementara dalam bahasa Inggris, kedua frasa itu sering disingkat menjadi Aspbuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Larang Salam Lintas Agama, Kemenag: Bisa Ditoleransi

MUI Larang Salam Lintas Agama, Kemenag: Bisa Ditoleransi

News | Selasa, 12 November 2019 | 10:53 WIB

Salam Lintas Agama Jadi Soal, PSI: Penebar Kecurigaan, Pindah ke Arab Saja

Salam Lintas Agama Jadi Soal, PSI: Penebar Kecurigaan, Pindah ke Arab Saja

News | Selasa, 12 November 2019 | 10:01 WIB

Imbauan MUI Soal Salam Lintas Agama, Walkot Risma: Yang Pilih Saya Beragam

Imbauan MUI Soal Salam Lintas Agama, Walkot Risma: Yang Pilih Saya Beragam

Jatim | Senin, 11 November 2019 | 19:41 WIB

MUI Imbau Pejabat Tak Ucap Salam Selain Assalamualaikum dan 4 Berita Lain

MUI Imbau Pejabat Tak Ucap Salam Selain Assalamualaikum dan 4 Berita Lain

News | Selasa, 12 November 2019 | 07:10 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×