Ada Masjid BUMN Terpapar Radikalisme, Ketua PBNU Minta Tanya ke Menag

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Kamis, 14 November 2019 | 10:59 WIB
Ada Masjid BUMN Terpapar Radikalisme, Ketua PBNU Minta Tanya ke Menag
Ketua PBNU Marsudi Syuhud. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Ketua PBNU Marsudi Syuhud menyebut masjid di lingkungan pemerintahaan dijadikan target ajaran radikalisme.

Pernyataan tersebut disampaikan Marsudi ketika menjadi narasumber program Mata Najwa yang menganggat teman Bom Bunuh Diri: Kenapa Lagi pada Rabu (14/11/2019) malam.

Mulanya Najwa Shibab memaparkan temuan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) pada 2018 yang menyebutkan dari 100 masjid di lingkungan pemerintahan terindikasi terpapar radikalisme, dengan rincian 21 masjid di BUMN, 8 masjid Lembaga dan 12 masjid di Kementerian.

"Kalau saya melihat ini adalah target-target dakwah mereka (kelompok radikal), ASN memang ditarget oleh mereka untuk didakwahi karena ASN kalau sudah banyak ikut mereka akan mudah"

"Tentara juga ditarget juga, kalau termasuk masjid-masjid negara, masjid-masjid BUMN ditarget sebagai dakwah mereka," ungkap Marsudi Syuhud.

Menanggapi pendapat tersebut, Najwa Shihab lantas menanyakan kontribusi PBNU terkait temuan tersebut.

"Dan kemana kiai-kiai NU, masak tidak bisa masuk ke masjid-masjid itu?" tanya Najwa.

Dengan nada berkelakar, Marsudi mengakui bahwa PBNU tidak pernah diundang ke masjid di lingkungan pemerintahan, sehingga belum bisa bisa berperan menangkal radikalisme.

"Diundang we ora pernah (Diundang saja nggak pernah --red), disuruh khotbah di situ aja nggak pernah karena mereka sudah bikin kelompok sendiri, kita-kita mau masuk ke situ susah," ungkapnya.

baca juga

Jawaban itu seketika membuah riuh penonton. Najwa kemudian menyinggung sosok Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin yang berasal dari kalangan NU.

Namun, Marsudi menegaskan bila radikalisme sudah terlanjur menyebar. "Ya kan sekarang wapresnya NU. Tapi kan radikalisasi kan sudah sedang berjalan terjadinya," ungkapnya.

Maka dari itu, Marsudi mendesak pemerintah untuk segera menuntaskan isu radikalisme yang menjadi musuh besar bangsa.

Salah satunya dengan cara memilih khatib masjid di lingkungan pemerintahan yang berasal dari organisasi-organisasi jelas.

"Untuk itu, ambilah dari Muhammadiyah, dari NU, dari Persis, dari organisasi-organisasi yang sudah jelas established, yang jelas nyata dan mudah diingatkan kalau ada anggotanya yang radikal," tandasnya.''

Sementara saat ditanya mengenai rencana ke depan terkait paham radikalisme yang tersebar di masjid-masjid, Marsudi justru meminta untuk bertanya kepada Menteri Agama.

"Tanyakan dulu ke Menteri Agama, orang beliau belum nanya ke kita, ketemu aja belum," pungkas Marsudi Syuhud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Bom Medan, Ketua Komisi X: Banyak yang Ingin Cuci Otak Anak Muda Kita

Soal Bom Medan, Ketua Komisi X: Banyak yang Ingin Cuci Otak Anak Muda Kita

Sport | Rabu, 13 November 2019 | 18:31 WIB

Ketua DPR Minta Program Deradikalisasi Dievaluasi, Mahfud MD: Tidak Perlu

Ketua DPR Minta Program Deradikalisasi Dievaluasi, Mahfud MD: Tidak Perlu

News | Rabu, 13 November 2019 | 18:19 WIB

Ogah Ikut Campur Isu Rizieq Dicekal, Ketua PBNU: Itu Urusan Polisi

Ogah Ikut Campur Isu Rizieq Dicekal, Ketua PBNU: Itu Urusan Polisi

News | Selasa, 12 November 2019 | 19:06 WIB

Gelar Pertemuan, Kapolri Idham dan Said Aqil Bahas Terorisme hingga Korupsi

Gelar Pertemuan, Kapolri Idham dan Said Aqil Bahas Terorisme hingga Korupsi

Video | Selasa, 12 November 2019 | 19:06 WIB

Terkini

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

×