Pemerintah Indonesia Kecam Serangan Israel yang Tewaskan 34 Warga di Gaza

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 18 November 2019 | 07:53 WIB
Pemerintah Indonesia Kecam Serangan Israel yang Tewaskan 34 Warga di Gaza
Juru Bicara Kemlu, Teuku Faizasyah. (Suara.com/Stephanus Aranditio).

Suara.com - Indonesia mengecam serangan Israel di Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 34 warga sipil dan pimpinan Jihad Islam. Kecaman tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah.

"Indonesia juga menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan deeskalasi," katanya melalui pesan singkat kepada Antara pada Minggu (17/11/2019).

Sebelumnya, Israel dan Palestina telah menyepakati gencatan senjata pada Kamis (14/11/2019), setelah dua hari serangan roket secara berturut-turut diarahkan ke Jalur Gaza. Baik pihak Jihad Islam maupun militer Israel mengonfirmasi, gencatan senjata itu ditengahi oleh pejabat resmi Mesir dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagaimana disampaikan Utusan PBB untuk Konflik Israel-Palestina, Nickolay Mladenov.

"#Mesir dan #PBB bekerja keras untuk mencegah eskalasi paling berbahaya di dan sekitar #Gaza yang dapat berujung #perang. Waktu dan hari yang akan datang akan menjadi kritis. SEMUA harus menunjukkan pengendalian maksimal dan melakukan tugas mereka untuk mencegah pertumpahan darah," tulis Mladenov melalui akun Twitter pribadinya.

Indonesia memandang gencatan senjata ini sebagai bagian dari upaya peredaan ketegangan.

"Hal ini juga diharapkan dapat menghentikan penyerangan terhadap warga sipil yang tidak bisa dibenarkan atas dasar apapun," tutur Faizasyah.

Serangan itu berawal dari Israel yang melakukan penyerangan di distrik Shujaiya, Jalur Gaza, yang menewaskan pemimpin kelompok militan Jihad Islam, Baha Abu Al-Ata dan istrinya pada Selasa dini hari. Rumahnya juga dilaporkan hancur pascaserangan itu. 

Serangan dua hari beruntun itu merupakan konflik terbaru Israel dan kelompok militan Palestina di Jalur Gaza setelah berperang selama tiga kali sejak 2008. Namun, serangan itu juga terjadi di tengah kondisi politik Israel yang sedang sensitif dengan tidak adanya pemerintahan baru akibat kebuntuan pada saat pembentukannya, pascapemilihan beberapa bulan sebelumnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf Kutuk Serangan Udara Israel ke Palestina di Jalur Gaza

Wapres Ma'ruf Kutuk Serangan Udara Israel ke Palestina di Jalur Gaza

News | Jum'at, 15 November 2019 | 20:53 WIB

Lancarkan Aksi Balasan Kepada Hamas, Israel Blokade Laut di Gaza

Lancarkan Aksi Balasan Kepada Hamas, Israel Blokade Laut di Gaza

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 15:50 WIB

DPR Desak Pemerintah Lebih Vokal Advokasi Serangan Israel di Gaza

DPR Desak Pemerintah Lebih Vokal Advokasi Serangan Israel di Gaza

DPR | Rabu, 08 Mei 2019 | 18:05 WIB

130 Tempat Tinggal di Gaza Hancur Diserang Israel

130 Tempat Tinggal di Gaza Hancur Diserang Israel

News | Rabu, 08 Mei 2019 | 05:41 WIB

Terkini

Cegah Warga Terobos Rel, Korlantas Siapkan ETLE dan Personel untuk Awasi Perlintasan Kereta Rawan

Cegah Warga Terobos Rel, Korlantas Siapkan ETLE dan Personel untuk Awasi Perlintasan Kereta Rawan

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:53 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuk Tahap Uji Coba, Jalur Velodrome-Pasar Pramuka Mulai Dites

LRT Jakarta Fase 1B Masuk Tahap Uji Coba, Jalur Velodrome-Pasar Pramuka Mulai Dites

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:52 WIB

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

33 Tahun Pembunuhan Marsinah, Dian Septi Soroti Pola Militerisme dan Penjinakan Gerakan Buruh

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:45 WIB

Korupsinya Pengaruhi Kualitas Pendidikan, Jadi Alasan Eks Direktur SD Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsinya Pengaruhi Kualitas Pendidikan, Jadi Alasan Eks Direktur SD Divonis 4 Tahun Penjara

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:38 WIB

Korupsi Chromebook, Ini Alasan Hakim Ringankan Vonis Sri Wahyuningsih

Korupsi Chromebook, Ini Alasan Hakim Ringankan Vonis Sri Wahyuningsih

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:31 WIB

Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Update Kebakaran Apartemen Mediterania: Pemadaman Tuntas, Tim Damkar Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:22 WIB

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:06 WIB

Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan

Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:04 WIB

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:58 WIB

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB